Unieqnya Prosesi Pernikahan Manusia dan Peri


Unieqnya Prosesi Pernikahan Manusia dan Peri

Sepertinya dunia ini memang sudah semakin tua saja beredar khabar dan photo prosesi pernikahan Bagus Kodok dengan Peri (mahluk Halus) yang dijadikan semacam kegiatan seni melihatkan seniman tentunya baik dari alam nyata maupun alam Ghaib.

Acara pernikahan diawali pada Selasa (7/10/2014) malam dengan prosesi midodareni. Pada hari Rabu ini, prosesi pernikahan akan dibuka dengan siraman pada pukul 16.00, lalu dilanjutkan dengan prosesi dodol dawet (menjual dawet), atur pasrah temanten kakung dan temanten putri, lalu diakhiri dengan bedhol manten.

“Acara perkawinan ini tidak akan menggunakan lampu listrik, tetapi oncor dan lampu sentir,” ujar Bramantyo, seniman yang mengkreasi pernikahan Bagus Kodok dengan Peri Roro Setyowati, saat ditemui di lokasi, Rabu.

“Bagi saya, pernikahan ini yo pesta budaya saja,” ujar Jemek Supardi saat ditemui di lokasi pernikahan Bagus Kodok Ibnu Sukodok di Ngawi, Rabu (8/10/2014) malam.

Jemek menjelaskan, pernikahan Kodok—panggilan Kodok Ibnu Sukodok—menjadi pesta budaya karena sebenarnya tidak mungkin atau tidak lazim. Namun, karena ketidakmungkinan itu menjadi nyata ketika dikemas dalam wujud budaya pernikahan adat Jawa. “Namanya ada orang percaya ya enggak apa-apa. Itukan patut kita hargai,” tegasnya.

Apalagi, meski tidak bisa dilihat dengan mata, tetapi acara pernikahan Eko Kodok dengan Roro Setyowati yang dikemas oleh Bramantyo dengan bentuk seni kejadian mampu menyerap ribuan penonton. “Unsur budayanya oke, bisa menyerap banyak penonton. Tapi ini kan absurd, konsep imajinasi, jadi ya tidak bisa ditonton dengan kasat mata,” ucap dia.

 

Dipublikasi di aneka, berita, info, kiamat, News, Pariwisata, Phenomenal | Tag , , , , , , | Tinggalkan komentar

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Dahulu dan Kini


Hari Kesaktian Pancasila Dahulu dan Kini

Hari ini 1 Oktober 2014 kembali diadakan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila; namun tampaknya Perayaan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Kini sudah makin tidak terlihat Gebyarnya apabila dibandingkan dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Terutama pada Era Orde Baru.

Pada Tanggal 30 September 1965 terjadilah Tragedi Pembunuhan enam Jendral dan berberapa orang lainnya yang dibunuh sebagai upaya kudeta dan Upaya menggantikan Ideologi Pancasila . Namun berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila maka upaya tersebut mengalami kegagalan. Maka 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S-PKI dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, memperingati bahwa dasar Indonesia, Pancasila, adalah sakti, tak tergantikan.”

Berdasarkan Pengamatan Kini Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang didahului dengan Tanggal 30 Septembernya dimana dahulu pada tanggal 30 tersebut pengibaran bendera setengah tiang sudah menjadi kebiasaan rutin yang tidak dilupakan oleh sebahagian besar rakyat Indonesia pada masa sekarang kini sudah banyak rakyat yang melupakan Tragedi Pembunuhan (Pahlawan Revolusi) serta tidak mengibarkan Bendera Setengah Tiang.

Bahkan sekarang kini salah satu sila PANCASILA sedang diperdebatkan maknanya oleh sebahagian Elite Politik di Tanah Air berkenaan dengan keputusan Pemilihan tak langsung PILKADA yaitu sila Ke-empat :

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, 

kata kata yang tercantum pada sila Keempat ini yang menurut sekelumitinfo sudah sangat jelas dan tidak perlu persepsi yang rumit tentang Demokrasi (kerakyatan) artinya Demokrasi di negara kita adalah “Demokrasi Kerakyatan yang memiliki ciri khusus Permusyawaratan dan Perwakilan”

Hasil evaluasi pemilihan kepala daerah langsung sejak 2005 menunjukan sejumlah dampak negatif. Diantaranya:

  1. Tingginya biaya politik, yang memunculkan ‘barrier to entry’ (penghalang) dari calon berkualitas tapi berbiaya cekak yang akan menghemat anggaran negara sekitar 50 triliun dalam 5 tahun.
  2. Lalu,akan munculnya politik balas budi dari calon yang menang dengan mengarahkan program bantuan sosial hanya kepada kantong-kantong desa yang memilihnya.
  3. Pilkada langsung juga akan memotivasi kepala daerah untuk mendapat “uang kembalian”  sehingga ada 292 kepala daerah yang terpilih secara langsung terjerat persoalan hukum.
  4. Masalah lainnya, pilkada langsung juga meningkatkan eskalasi konflik horizontal dan memunculkan sejumlah ketidakpastian karena berlarut-larut dalam sengketa di Mahkamah Konstitusi yang sampai beberapa waktu lalu menimbulkan skandal tersendiri.
  5. Masalah koordinasi antarkepala daerah juga bermasalah. Kepala daerah hasil pilkada langsung, banyak yang tidak patuh terhadap gubernur selaku kepanjangan tangan pemerintah pusat.
Dipublikasi di aneka, berita, info, News, pilkada, pilkada aceh, pilkada banten, pilkada bengkulu | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

BPS Dahulu, Sekarang Kini dan 2015 Nanti??


vido0311:

BPS dari Masa Ke Masa

Originally posted on All In One SEMUANYA ADA DISINI:

BPS Dahulu, Sekarang Kini dan 2015 Nanti?

BPS Dahulu dan Kini

Bps Dahulu dan Kini

Bps Dahulu dan Kini

Kepala Kantor Sensus dan Statistik Daerah Tk. I Bali, Drs. Ida K ade Surya. ( Foto : Pring ).

Periode 1920-1942, masa Hindia Belanda
* Didirikan taun 1920 dengan tugas mengumpulkan data statistik Bea dan Cukai, dan bernaiung di bawah Departemen Landbouw Nijverheid en Handel.
* Tanggal 24 September 1924 pusat kegiatan pindah dari Bogor ke Jakarta dengan nama Centraal Kantoor voor de Statistiek (CKS)

Periode 1942-1945, masa pemerintahan Jepang

* CKS beralih ke Pemerintah Militer Jepang. Kegiatannya diarahkan utuk memenuhi kebutuhan data yang berkaitan dengan Pemerintah Militer Jepang. Bernaung di bawah Gubernur Militer (Gunseikanbu) dengan nama dengan nama Chosasitsu Gunseikanbu

Periode 1945-1950, masa pemerintahan RI

* Sejak Proklamasi 17 Agustus 1945  Chosasitsu Gunseikanbu diubah menjadi Kantor Penyelidikan Perangkaan Umum (KAPPURI), yang dipimpin oleh Mr. Abdul Karim Pringgodigdo
* Pada awal 1946, KAPPURI pindah ke Yogyakarta. Saat itu KAPPURI…

View original 605 more words

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Keputusan Mahkamah Konstitusi Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014


KEPUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI PERKARA PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2014

Hari ini Kamis Tanggal 21 Agustus 2014 sebagaimana telah ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengumumkan Keputusan Mahkamah Konstitusi MK terhadap Gugat-Menggugat Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (PILPRES 2014) antara Pihak Pemohon Prabowo-Hatta dengan Termohon Pihak Komisi Pemilihan Umum KPU.

Pihak Pemohon Prabowo-Hatta melaporkan bahwa telah terjadi kecurangan yang bersifat Masif dan Tersruktur telah dilakukan oleh Pihak Komisi Pemilihan Umum KPU dalam rangka memenangkan Pasangan Jokowi-JK, dalam persidangan dihadirkan saksi dan bukti-bukti.

Masing masing Pihak mengajukan saksi dan melampirkan bukti bukti yang berkaitan dengan dugaan Pelanggaran yang dilakukan maupun bukti- bukti yang menjelaskan bahwa semua tahapan proses pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden sudah berjalan sesuai dengan ketentuan Peraturan dan perundang-undangan tentang Pemilihan Umum.

http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/index.php?page=web.Putusan&id=1&kat=1

Berikut kemungkinan Keputusan MK sengketa pilpres pada 21 Agustus.2014

Pertama, menerima gugatan termohon (Prabowo-Hatta). Namun, putusan ini tetap berisiko tinggi terhadap kestabilan politik, terutama menyangkut pendukung Jokowi yang mempertanyakan keputusan tersebut.

Kedua, menolak semua gugatan Prabowo-Hatta. Putusan MK tersebut tetap akan membuat suasana politik menjadi gaduh, memanas dan mengancam stabilitas politik.

Ketiga, memenuhi sebagian gugatan Prabowo-Hatta, dengan konsekuensi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di beberapa Provinsi atau semua TPS di Papua atau sebagian TPS di Indonesia.

Dipublikasi di aneka, berita, info, News | Tag , ,

TNI dan Polri Bersiap Diri Amankan Mahkamah Konstitusi


TNI dan Polri bersiap diri Amankan Mahkamah Konstitusi

Besok Tanggal 21 Agustus 2014 adalah hari yang ditunggu tunggu oleh  kedua Kubu Pro-Kontra Prabowo-Hatta/Jokowi-JK sebab Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan akan memberikan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang masalah sengketa Gugat Menggugat Hasil Pemilihan Presiden Pilpres 2014.

Mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi Pasca Pengumuman Keputusan Mahkamah Konstitusi ini maka TNI dan Polri sudah bersiap diri untuk mengamankan Mahkamah Konstitusi. “Pengamanan seperti dulu, mulai dari awal kami sudah memperbantukan satuan TNI ke Polri sebanyak 30 ribu personel di seluruh Indonesia. Di semua daerah sudah diatur semua. Informasi dari Polri, yang mereka gunakan secara langsung 23 ribu personel. 7 ribu personel mereka cadangkan lagi di mereka,” jelas Fuad.

TNI siaga satu terkait pengumuman putusan atas hasil sidang sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK) besok. Pasukan khusus pun disiapkan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan.

sebanyak 210 satuan Brimob disiapkan untuk membantu Polda Metro Jaya dalam mengamankan Mahkamah Konstitusi saat pengumuman putusan sengketa Pilpres. Mengingat massa pendukung Prabowo-Hatta terus memadati depan gedung MK selama masa persidangan berlangsung.

Selain Brimob Polda Jatim, Polda Jateng dan Polda DIY ,Polda Lampung, Polda Bali, dan Polda Jabar pun mengirimkan pasukannya dengan masing-masing berjumlah 315 orang dan 105 orang yang rencananya akan bertugas hingga 24 Agustus 2014.

Sekelumitinfo yang didapatkan dari aneka media berita news Info tentang TNI dan Polri yag bersiap diri Amankan Pembacaan Keputusan Sengketa Hasil Pemilihan Presiden 2014 besok 21 Agustu 2014, semoga saja apapun keputusan yang nanti dibacakan oleh Mahkamah Konstitusi dapat diterima oleh kedua Kubu Baik yang Pro atau Kontra Prabowo-Hatta maupun Pro Kontra Jokowi- JK.

Aamiiiiiiin

Dipublikasi di aneka, berita, info, News, Phenomenal, pilkada, pilkada aceh, pilkada banten, pilkada bengkulu, Uncategorized | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

Peringatan HUT RI ke 69


Peringatan HUT RI ke 69

Tak terasa sudah tanggal 15 Agustus 2014, dua hari lagi kita sebagai Warga Negara Indonesia akan merayakan Peringatan Hari Ulang Tahun Negara Republik Indonesia yang sama sama kita cintai ini.

Tema peringatan HUT ke-69 Kemerdekaan Republik  Indonesia tahun 2014 adalah “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera.” Tema ini sangat relevan dengan situasi dan kondisi di Indonesia saat ini dimana bangsa Indonesia sedang melaksanakan babak baru dalam aspek politik, yaitu proses pergantian kepemimpinan nasional dari Presiden sebelumnya ke Presiden terpilih 2014-2019.

 

Sejenak kita lupakan Pemilihan Presiden dengan segala Pro Kontra dan semua hal yang berkaitan dengan Pemilihan Presiden yang tampaknya masih berlangsung alot dengan adanya Gugat Menggugat Hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi yang belum juga mencapai titik akhir.

Dahulu para pejuang kita bersatu padu melepaskan atribut kedaerahan, keberpihakan partai, perbedaan aliran, agama, keyakinan dan kepercayaan dan segala macam perbedaan yang memang sudah ada sejak dahulu.  Semua membuang ego dan melupakan perbedaan perbedaan yang ada untuk meraih “Kemerdekaan”.

Sambil menunggu Keputusan Mahkamah Konstitusi marilah kita semua menjaga Stabilitas Keamanan di lingkungan kita masing masing agar Suksesi Kepemimpinan yang kita harapkan akan  membawa perubahan besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini

Tentunya, perubahan besar ini akan membawa implikasi yang tidak kalah besar terhadap aspek -aspek kehidupan berbangsa dan bernegara yang lain, seperti ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Terkait dengan perubahan besar yang telah di depan mata ini, saya mengajak Saudara semua untuk dapat menyikapinya secara positif. Ini artinya semua perubahan yang kita lakukan mulai detik ini harus kita niatkan, kita fokuskan untuk melanjutkan dan meningkatkan kualitas pembangunan yang tujuan
akhirnya tidak lain adalah demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia secara menyeluruh.

Dipublikasi di aneka, berita, info, News, Phenomenal, pilkada, pilkada aceh, pilkada banten, pilkada bengkulu, religius | Tag , , , , , , | Tinggalkan komentar

Aneka gambar Photo Terkini Gaza


Aneka Photo Gambar Terkini Dari Gaza

Berikut adalah Aneka Photo Korban Serangan Israel di Gaza Palestina yang sekelumitinfo peroleh dari Fans Page Halaman di Facebook korban anak-anak masih mendominasi Photo korban serangan Israel sampai 5 Agustus 201 ini dari (https://www.facebook.com/AmanPalestinOfficial)

gaza terkini Gaza Terkini1

gaza terkini2

 

Dipublikasi di aneka, berita, info, News, religius | Tag , , , , | Tinggalkan komentar