Keputusan DPR Tentang Kenaikan BBM 2012


Keputusan DPR Tentang Kenaikan BBM 2012

Sekelumitinfo Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan  RAPBN-P 2012 yang berlangsung antara Pemerintah sebagai Lembaga Eksekutif dengan DPR sebagai Lembaga Legislatif Negara Indonesia setelah pada Rapat pada tangggal 24 Maret 2012 belum berhasil mengakomodir dua kubu Pro dan Kontra Kenaikan BBM 2012 . 

Hari ini 25 Maret 2012 Rapat pembahasan RAPBN-P 2012 yang salah satunya terkait dengan rencana kenaikan BBM per 1 April 2012 ini,  Rapat Pembahasan yang berlangsung seru dan berlangsung hingga malam hari akhirnya menghasilkan suatu keputusan yang bersifat Win- Win Solution dari Dewan Perwakilan Rakyat.  DPR tampaknya tidak mau menunjukkan sikap Pro atau Kontra terhadap Rencana Kenaikan BBM 2012 ini.

Rapat Pembahasan RAPBN-P 2012 yang semula masih belum berhasil mengkerucutkan hasil pembahasan, malam ini akhirnya keputusan DPR telah Mengkerucut menjadi Dua Pilihan saja sebagaimana diberitakan dari DetikFinance Berikut ini:

Pilihan pertama adalah pemberian subsidi energi Rp 178 triliun, dengan perhitungan Indonesia Crude Price (ICP) US$ 105 per barel, dan subsidi listrik Rp 65 triliun. Pada opsi ini tak diberikan lagi sandaran anggaran jika terjadi gejolak minyak di Timur Tengah yang menyebabkan ICP naik.

Pilihan Kedua diberikan Rp 228 triliun subsidi energi, didalam ada subsidi BBM, listrik. Nah silahkan pemerintah mengatur itu dan kebijakan menaikan BBM itu seharusnya ditangan pemerintah. Hanya karena di UU APBN 2012 ini saja yang membuat pemerintah tak leluasa mengatur kenaikan (BBM),” katanya.

Pilihan kedua ini kurang lebih sama dengan yang disampaikan pemerintah dalam nota keuangannya di RAPBN-P 2012.

Saat ini pemerintah dan Banggar DPR terus melakukan rapat penentuan kenaikan harga BBM subsidi Rp 1.500 menjadi Rp 6.000 per liter yang rencananya akan dilakukan 1 April 2012.

Dalam nota keuangan Rancangan APBN-P 2012, pemerintah mengusulkan belanja subsidi pada tahun ini diperkirakan mencapai Rp 273,15 triliun, melonjak Rp 64,3 triliun atau 30,8% dari alokasi Rp 208,85 triliun di APBN 2012.

Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kenaikan subsidi BBM dan listrik akibat kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang diperkirakan menyentuh US$ 105 per barel sepanjang tahun atau meleset dari asumsi sebelumnya US$ 90 per barel.

Khusus untuk subsidi BBM, yang meliputi subsidi LPG tabung 3 kg, beban tahun ini diperkirakan mencapai Rp 137,37 triliun atau meningkat Rp 13,78 triliun atau 11,1% dibandingkan alokasi dalam APBN-P 2012 sebesar Rp 123,59 triliun.

Penambahan subsidi BBM tersebut memperhitungkan langkah-langkah kebijakan penghematan, seperti kenaikan harga per liter premium dan solar, masing-masing dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 per liter. Kebijakan ini akan berlaku mulai April 2012 dengan volume konsumsi BBM sampai dengan akhir tahun 2012 diperkirakan sebesar 40 juta kiloliter (KL).

Untuk subsidi listrik, pemerintah mengusulkan kenaikan anggaran sebesar Rp 48,09 triliun atau 107,1% dari pagu Rp 44,96 triliun menjadi Rp 93,05 triliun. Kenaikan tersebut diimbangi dengan sejumlah kebijakan pengendalian, antara lain menghemat susut jariangan, program diversifikasi pada pembangkit, dan kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL). Penyesuaian TTL bertahap sebesar 3% per triwulan mulai triwulan II tahun 2012.

Sementara itu, aloaksi anggaran subsidi pangan dalam RAPBNP 2012 disusulkan naik Rp5,31 triliun atau 34,1%, dari pagu saat ini Rp15,6 triliun menjadi Rp 20,92 triliun. (Sumber DetikFinance)

About these ads

Tentang vido0311

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Tulisan ini dipublikasikan di berita, info, kiamat, News, Religus Tips dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Keputusan DPR Tentang Kenaikan BBM 2012

  1. Ping balik: Harga BBM Ga Jadi Naik Per 1 April 2012 | All In One SEMUA ADA DISINI

  2. Anonymous berkata:

    klu emg kenaikan BBM hrs di naikan demi untuk masa depan negara sy setuju , klu masalah pro dan kontra itu sy anggap hal wajar karena disitu masing2 punya kepentingan , cuma sy berharap klu udah naik dgn alasan pengurangan subsidi tuk kedepan jgn sampai diturunkan lg apa lg demi pencitraan atau kepentingan politik/ golongan

  3. harga laptop berkata:

    Kenaikan bbm akan menyengsarakan rakyat banyak, semoga saja pemerintah mengeti akan hal tersebut. Subsidi yang dibilang banyak dinikmati oleh kalangan menengah ke atas meskipun benar, kata “banyak” disini apabila dibandingkan dengan jumlah orang kaya dan orang miskin di indonesia tentunya akan mengalami perbedaan pengertian.jumlah orang miskin lebih banyak di indonesia dibandingkan dengan orang kaya.

Komentar ditutup.