Bentrok antar Petambak di CPB Dente Teladas Lampung


Bentrok antar Petambak di CPB Dente Teladas Lampung

Sekelumitinfo Tulang Bawang, Bentrok Tawuran dan kerusuhan tampaknya sudah bukan berita baru lagi. Aneka Bentrok dan kerusuhan pada Aneka Masyarakat di Aneka Tempat di seluruh Indonesia di Era Saat Ini.   Bentrok/Kerusuhan antar Pendukung Parpol, antar warga/kampung,antar pendukung Club Sepakbola antar RT dan aneka Bentrok antar suku/pemeluk agama sering menjadi berita hangat.

Setelah Beberapa Hari yang lalu ada Bentrok/Tawuran antar Pemain dan Suporter pada laga Divisi Utama Liga Indonesia, atau berita tentang Pembakaran Polres Kab. OKU di oleh beberapa Oknum TNI.  Kemarin Selasa 12 Maret 2013 di Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung baru saja terjadi Bentrok antar Petambak di Perusahaan Central Pertiwi Bahari berikut kutipan dari Kompas.com

Sebanyak dua orang dirujuk ke rumah sakit di Bandar Lampung dan puluhan lainnya belum ditemukan akibat melarikan diri. Ini puncak dari intimidasi dan arogansi perusahaan,” ujar Ketua Forsil Cokro Edi melalui layanan Blackberry Messenger yang disampaikan kuasa hukumnya, Indra Firsada, Selasa malam.

Situasi di tambak Central Pertiwi Bahari (CPB) sempat mencekam menyusul bentrokan yang diawali dengan perang lempar batu. Kelompok petambak yang terlibat bentrok ini adalah kelompok Forum Silaturahmi (Forsil) Petambak Bratasena dengan Petambak Pro Kemitraan (P2K). Kedua kelompok petambak plasma PT CPB itu tengah berkonflik menyusul persoalan kemitraan antara Forsil dan PT CPB.

Dari Koran Suara Pembaharuan dikuti sbb:

Bentrok fisik antara petambak Plasma Peduli Kemitraan (P2K) dan petambak Plasma Forum Silaturahmi (Forsil) di PT Centralpertiwi Bahari (CPB) , mengakibatkan 21 orang terluka.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun SP, Selasa malam (12/3), menyebutkan bentrok yang terjdi Selasa, menyebabkn 21 orang terluka, yang terdiri dari 19 orang petambak dan dua orang anak petambak.

Korban kini sudah mendapat perawatan secara intensif di Balai Pengobatan CPB, Kampung Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas.

Bentrok  antar  petambak P2K dan plasma Forsil, dipicu oleh penolakan pemeriksaan Ketua Umum Forsil, Cokro Edy Prayitno, pengurus, serta anggota Forsil yang melintasi Pos Security Pasiran setelah Cokro dan kawan-kawan mengunjungi Mubayin di Pasiran Jaya.

Karena mereka  menolak diperiksa, sesuai prosedur tetap (protap) keamanan, Cokro Edy Priyitno tidak dibolehkan memasuki lokasi CPB, dan akhirnya Cokro Edy Prayitno dan kawan-kawan menginap di rumah Mubayin.

Mendapati Ketua Umum Forsil Cokro Edy Prayitno dan kawan-kawannya tidak bisa masuk lokasi, ratusan pengurus dan anggota Forsil yang berada di Kampung Bratasena Adiwarna dan Kampung Bratasena Mandiri berkumpul untuk menjemput Cokro Edy Prayitno dan kawan-kawan.

About these ads

Tentang vido0311

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Tulisan ini dipublikasikan di aneka, berita, info, News, Religus Tips dan tag , , , , , , . Tandai permalink.