Aura Hari Guru Dahulu dan Sekarang Kini


Aura Guru Dahulu dan Kini

Mungkin perhatian kita semua teralihkan dari Sea Games 2011, Penikahan Ibas dan Aliya yang pemberitaan dan liputannya menjadi Headlines News hampir disemua media baik media Cetak,Audio,Audio Video maupun media Online Dunia Maya.

Namun Kita Hampir Lupa Bahwa Besok 25 November 2011 Indonesia akan memperingati Hari Guru Nasional 2011, guru sang pahlawan tanpa tanda jasa yang karena peran mereka-merekalah dapat terbentuk kita-kita sekarang ini.  Guru Menghasilkan Presiden, Menteri,Profesor,Doktor,Jendral,Kopral, Konglomerat, Pengusaha sukses,Arsitek Ahli, pakar dan semua profesi/pekerjaan maupun jabatan yang kita peroleh sekarang ini adalah Hasil “Buah Karya” Guru.

Guru yang menurut Kamus Wikipedia berarti “Guru (dari Sanskerta: गुरू yang berarti guru, tetapi arti secara harfiahnya adalah “berat”) adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Nah bila kita simak definisi Guru dari Wikipedia di atas guru bertugas mendidik,mengajar,membimbing,mengarahkan,melatih, menilai dan mengevaluasi Peserta didik. Demikian besarnya peran dan tugas guru untuk membimbing dan mendidik para murid atau peserta didiknya.

Berkenaan dengan Judul Aura Guru Dahulu dan Kini yang sekelumitinfo maksudkan adalah pandangan dan Aura Seorang guru bagi masyarakat luas dan murid/peserta didik.  Bila kita mau melihat Bagaimana Zaman “Dahulu” begitu besarnya penghargaan sang murid dan masyarakat pada umumnya terhadap Sang Guru; sehingga timbullah ungkapan Guru adalah contoh teladan yang harus Digugu dan Ditiru.

Sedangkan kalau kita lihat sekarang Bagaimana Penghargaan Murid/peserta didik maupun masyarakat pada umumnya terhadap Sang Guru.  Murid tidak lagi mempunyai penghargaan Setinggi Zaman “Dahulu” guru kadang dianggap teman yang biasa saja dan bahkan bisa ditantang berkelahi oleh murid2 Zaman Sekarang; Orang Tua Zaman Dahulu menyerahkan bulat-bulat anaknya untuk dididik tidak peduli anaknya dimarahi, dipukul dijewer atau dihukum jemur seharian semua diterima oleh orang Tua dengan lapang dada demi Pendidikan anaknya.  Sebaliknya orang tua sekarang kalau  anaknya dipukul/dihukum oleh Sang Guru maka Visum dan Pengadilan akan menghadapi Sang Guru.

Nah inilah yang dimaksud sekelumit info tentang judul Aura Guru Sekarang dan Kini tentang Aura Guru dimata Murid, orang tua dan masyarakat.

Kepada Semua Bapak dan Ibu Guru di Indonesia Sekelumitinfo Ucapkan Selamat Merayakan Hari Guru Indonesia 2011.

Iklan

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, info, News, Phenomenal, Religus Tips dan tag , , , , , . Tandai permalink.