Imlek Dahulu dan Kini


Imlek Dahulu dan Kini

Sekelumitinfo  beberapa hari lagi, tepatnya tanggal 23 Januari 2012 ini perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina atau CNY (Chinesse New Years) akan mencapai puncaknya, tapi tahukah anda bahwa dahulunya perayaan Imlek ini pernah  dilarang di Indonesia?  berikut adalah sekelumitinfo tentang Aura Perayaan Imlek di Indonesia yang makin bersinar pada masa pemerintahan Gus Dur .

Di Indonesia pada masa penjajahan Belanda Imlek pernah dilarang untuk dirayakan, kemudian pada mada masa penjajahan Jepang Imlek menjadi hari libur resmi berdasarkan keputusan Osamu Seiri No. 26 tanggal 1 Agustus 1942. Itulah kali pertama dalam sejarah Tionghoa di Indonesia Imlek menjadi hari libur, yaitu pada tahun 1943 Masehi.

Pada era Preisiden Soekarno mulai tahun 1945 -1964, Imlek boleh dirayakan, namun pada era Soeharto selama 1965-1998, perayaan tahun baru Imlek dilarang dirayakan. Dengan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967, rezim Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden Soeharto, melarang segala hal yang berbau Tionghoa, keagamaan, kepercayaan, dan adat istiadat termasuk Imlek.

Masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia kembali mendapatkan kebebasan merayakan tahun baru Imlek pada tahun 2000 ketika Presiden Abdurrahman Wahid mencabut Inpres Nomor 14/1967. Kemudian Presiden Megawati Soekarnoputri menindaklanjutinya dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 19/2002 tertanggal 9 April 2002 yang meresmikan Imlek sebagai hari libur nasional dan mulai 2003, Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional.

Pada era Susilo Bambang Yudoyono, berhembus angin segar bahwa etnis Tionghoa sungguh diterima sebagai bagian intregral bangsa Indonesia. Tidak saja bebas merayakan Imlek tetapi ada regulasi yang menjamin kesetaraan etnis Tionghoa dengan anak bangsa yang lain. Dalam UU No. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan dijelaskan bahwa tidak ada sekat-sekat lagi antara pribumi dan non pribumi. Dan pada peringan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2008 kemarin telah diresmikan UU Anti diskriminasi ras dan etnis yang semakin mengukuhkan persamaan hak dan kewajiban warga negara Indonesia.

Sumber http://dwisusilo.com/index.php/archived-article/137-dwilogi/143-imlek-dulu-dan-sekarang

Berita terkait Imlek lainnya:

Aneka Kumpulan Ucapan SMS IMLEK 2012

Aneka Gambar Animasi Lucu Imlek 2012

Lebaran Imlek di Hongkong

Iklan

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, idul adha 1432 /2011, info, News, Religus Tips dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Imlek Dahulu dan Kini

  1. Anonim berkata:

    lagu nya menghibur

    Suka

Komentar ditutup.