Kronologi Penyebab Karamnya “Titanic Italia” Costa Concordia


Kronologi Penyebab Karamnya “Titanic Italia” Costa Concordia

Sekelumitinfo nampaknya kejadian Tenggelamnya Kapal Pesiar Costa Concorda yang beberapa hari yang lalu di perairan Italia memiliki banyak tanggapan dan berita yang beredar, mulai dari kapten yang katanya melarikan diri dan akhirnya ditahan, bagaimana sang kapten yang katanya terlebih dahulu menyelamatkan diri dan meninggalkan ribuan penumpang kapal pesiar tersebut yang sedang berjuang meyelamatkan diri sang Kapten malah melarikan diri.

Sebaliknya ada seorang penaari wanita yang bernama Rose mati-matian berusaha menenangkan para penumpang dan berusaha semaksimal mungkin menyelamatkan penumpang tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri. Apa yang dilakukan Kapten Schettino jelas berbanding terbalik dengan awak kapal lainnya. Salah satunya adalah Rose Metcalf, 22 tahun. Gadis anggota kelompok penari asal Inggris yang manggung di Costa Concordia ini rela menjadi orang terakhir yang meninggalkan Costa Concordia sebelum karam, Sabtu, 14 Januari 2012. Rose memilih menjadi orang terakhir agar bisa menenangkan ribuan penumpang, kebanyakan adalah perempuan dan anak-anak, untuk kemudian diselamatkan.

Rose mengkisahkan pengalamannya yang dramatis tersebut kepada ayahnya, Phil, di London. Beberapa sebelum kapal miring total, dia diselamatkan tim evakuasi melalui helikopter dari atas yang tenggelam layaknya Titanic. Seperti dikutip Dailymail, Senin, 16 Januari 2012, Rose bertutur pada ayahnya. ” Halo Ayah, saya hanya ingin mengabarkan saya masih hidup,” katanya. ” Saya diterbangkan keluar dari kapal pesiar!”

Rose pun mengisahkan apa yang terjadi. Masih mengenakan kostum tarinya yang minim, Rose berlari ke kabin. Hanya beberapa menit setelah ia merampungkan pentasnya di atas kapal, goyangan itu terjadi dan air sudah mulai memasuki kapal. Di Kabin, Rose segera mengganti pakaian dan memakai jaket pelampung. Lalu pergi menenangkan para penumpang.” Orang-orang itu berebutan mau masuk perahu penyelamat,” kata Rose. “Tak ada satu pun yang bisa mengatur orang-orang yang berebut itu. Dan sebagai awak kapal, kita harus membantu mereka dulu.”

Tak mudah mengatur ribuan orang itu. Rose menyadari, ia sendirian ketika seluruh penumpang sudah naik ke atas kapal penyelamat.” Hanya ada empat orang yang bertahan,” kata Rose. “Saat itu kapal sudah doyong dan tinggal setengahnya. Saat itu saya sudah menyerah karena nyaris tak ada jalan untuk melarikan diri kecuali loncat ke laut”

Adapun mengenai Kronologi dan penyebab karamnya Kapal Pesiar Costa Concordia atau “Titanic Italia” ini berikut adalah kutipan  sekelumitinfo dari Tempo.com

Berikut kronologi tenggelamnya kapal.

Sekitar pukul 19.00 waktu Eropa Tengah, Jumat, 13 Januari 2012
Kapal pesiar Costa Concordia mulai meninggalkan pelabuhan Civitavecchia dekat Roma, Italia. Kapal yang dinakhodai Kapten Francesco Schettino itu akan melakukan perjalanan selama tujuh hari.

Tiga jam setelah angkat sauh, pukul 22.00…
Lambung kapal menabrak batu karang di lepas Pantai Isola, Pulau Giglio. Penumpang yang kala itu sedang menanti makan malam tiba-tiba mendengar suara gemuruh. Gelas anggur, piring berisi cumi, dan perangkat makan dari perak mulai berjatuhan dari meja. Lampu mendadak mati, gelap mencekam.

Pukul 22.30, alarm pertama mulai berbunyi…
Seorang awak Costa Concordia memberi pengumuman. Tapi bukan pemberitahuan jika kapal karam, melainkan telah terjadi masalah listrik dan petugas sedang berusaha memperbaikinya. Pada saat bersamaan, Schettino mencoba membelokkan kapal ke arah pelabuhan. Nahas, air yang masuk ke lambung kapal lebih deras dari perkiraannya. Padahal, penumpang belum sempat dievakuasi.

Lima belas menit berlalu…
Kapal tetap gelap gulita dan semakin miring. Penumpang pun semakin panik karena awak kapal mulai memberi instruksi dalam bahasa Italia. Beberapa orang mulai merangkak di lorong untuk keluar menuju dek. Sekitar seratus penumpang mencoba menyelamatkan diri dengan terjun ke laut. Mereka berenang ke pantai. Lainnya harus menanti selama dua jam untuk diturunkan dengan sekoci. Sesampainya di pantai, warga sekitar langsung memberi bantuan berupa selimut dan minuman panas. Sedangkan polisi curiga Schettino telah meninggalkan kapal sebelum semua penumpang berhasil dievakuasi.

Sabtu pagi...
Penjaga pantai mengecek kondisi Costa Concordia. Lubang sebesar 50 meter terlihat menganga di sisi kapal. Mereka juga menemukan kotak hitam atau black box dari rekaman navigasi.

Sepanjang Sabtu…
Tim penyelamat mencari korban di reruntuhan kapal. Saat hari telah berganti malam, sepasang pemuda asal Korea Selatan yang sedang berbulan madu ditemukan terjebak dalam kabin. Keduanya diselamatkan petugas pemadam kebakaran yang mendengar teriakan mereka.

Hari Minggu, 15 Januari…
Usaha pencarian korban kapal karam itu tetap dilakukan. Polisi penyelam dan kru penyelamat terus mengitari kapal. Hasilnya, dua jasad penumpang lanjut usia ditemukan di ruang makan Costa Concordia. Dengan penemuan itu, jumlah korban tewas menjadi lima orang. Sedangkan 15 lainnya masih hilang.

Sumber Berita http://www.tempo.co/read/news/2012/01/16/117377640/Kronologi-Kandasnya-Costa-Concordia

Iklan

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, Hobby, info, kiamat, News, Phenomenal. Tandai permalink.