Gugat Menggugat Hasil Rekapitulasi Pilkada Bekasi 2012


Gugat Menggugat Hasil Rekapitulasi Pilkada Bekasi 2012

Sekelumitinfo tampaknya Gugat Menggugat dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) tetap menjadi bukti Ketidaksiapan Mental para Calon Pemimpin Kita untuk KALAH jadi pada setiap Pilkada bisa dipastikan akan ada Gugat Menggugat sebut saja : Gugat Menggugat Pilkada Pringsewu Lampung, Gugat Menggugat Pilkada Mesuji yang belum juga selesai, Gugat Menggugat Pilkada Banten, Gugat Menggugat Pilkada Gorontalo ataupun Gugat Menggugat Pilkada Aceh yang belum saja dilaksanakan tetapi sudah penuh dengan Gugat Menggugat.

Kali ini setelah Hasil Rekapitulasi KPU Kabupaten Bekasi yang Diumumkan tanggal 15 Maret 2012 kemarin, Dua Kubu pasangan yang dinyatakan KALAH pada Pilkada Bekasi 2012 menolak untuk Menandatangani Hasil Rekapitulasi yang Resmi dikeluarkan KPU Kabupaten Bekasi, sekelumitinfo mengutip berita dari AntaraNews :

Dua kubu yang dinyatakan kalah dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Bekasi Jawa Barat menolak menandatangani hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum setempat.

“Munculnya angka itu tidak kami terima karena banyak kecurangan dan politik uang yang dilakukan kandidat Neneng-Rohim (Nero),” kata saksi dari kubu Darip Mulyana-Jejen Sayuti (Dahsyat) Supriadi usai Rapat Pleno Penetapan Pemenang Pilkada di Kantor KPU Kabupaten Bekasi, Kamis Malam.

Hal senada disampaikan pula kubu pasangan petahana Sa`duddin-Jamalulail Yunus (Saja) yang menganggap kemenangan pasangan Nero sarat dengan politik uang yang dilakukan di beberapa daerah pinggiran.

“Partisipasi pemilih di wilayah pinggiran Kabupaten Bekasi sangat tinggi. Bahkan Nero berhasil memenangi perolehan suara di delapan kecamatan yang selama ini merupakan basis Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ini pertanyaan besar untuk kami,” ujar juru bicara kubu Saja, Budi Purwanto. (Sumber Selengkapnya AntaraNews)

Iklan

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, info, News, pilkada, pilkada aceh, pilkada banten, pilkada bengkulu dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Gugat Menggugat Hasil Rekapitulasi Pilkada Bekasi 2012

  1. yeti berkata:

    kalau udah kalah ya ngaku aja kalah…………..
    kenapa harus dipermasalahkan semua partai itu menggunakan money politik………..
    nerimo apa adanya……………….

    Suka

  2. Anonim berkata:

    INTROSPEKSI DIRI

    Suka

  3. muh.husein@ymail.com berkata:

    Selamat atas kemenangan dr. Neneng Hasanah Yasin dan H. Rohimat Mintareja, S.Sos pada PILKADA BEKASI 11 Maret 2012. Semoga akan lebih amanah, dekat dengan rakyat, dan dapat membenahi bekasi 5 tahun mendatang. Kami segenap generasi muda bangsa Bekasi ada dibelakangmu dalam mensukseskan pembenahan dan pembangunan 5 tahun ke depan. All the best & God Bless You!
    Terkait banyak ocehan-ocehan lain, itu pertanda mereka tidak siap menghadapi hukum akibat perbuatan mereka 5 tahun silam, Mereka, terutama sang Doktor (yg tiba-tiba dpt S-3nya) merasa paling suci berlindung dibalik kata “Ustadz dan Da’wah”nya. Padahal, kalau kedoknya dibuka lebih dari preman dia itu sikapnya selama memimpin kemarin. Legowo, bro, ayo bawa ke MK, borok-borok kamu akan lebih terkuak ke muka bumi. Siap kamu dipecundangi kedua kalinya lagi, sudah kalah di PILKADA BEKASI, nanti sebentar lagi KPK akan menyongsong lo, sekarang saja sdh ada 3 laporan terkait KKN kamu kemarin. Ayo dengarkan suara-suara pembisik kamu yg scr tdk langsung ingin menjebloskan kamu ke KPK dan minta duit gede utk bersidang di MK, itu tim advokasi yg oportunis, Ustad, sadarlah. Bukan sekedar kamu, tapi partai kamu juga akan terkena imbasnya. Legowo, legowo, legowo, terimalah kekalahan dengan lapang dada!!

    Suka

  4. barca mania berkata:

    smuanya serba duit…..mo jadi pejabat/penguasa harus punya duit,kalo ngga punya jangan harap ANDA mendapatkannya…………mendingan kita MIMPI aje he he………….

    Suka

  5. Anonim berkata:

    Warga bekasi tidak ada yang waras , hanya dengan puluhan ribu, suaranya di gadaikan. Ibarat PANAS setahun di siram hujan DUIT sehari.

    Suka

  6. Nur Syt berkata:

    saya setuju dgn Ziev,…intinya kalo ga salah ya tenang aja.tp kalo ngerasa emang salah (melakukan) mending ngaku n tobat sebelum rame sampe ke MK.

    Suka

  7. Ziev Ziif berkata:

    tidak harus bgt juga.dimana letak dakwah kalau melihat kemungkaran diam saja. kalau memang tanpa maslaah ga apa 2 tapi kalau ada sebab yang terbukti ya harus bersikap

    Suka

    • Saiful berkata:

      Kalau berbicara mengenai dakwah memang benar, tapi sayangnya kubu Sadudin juga menggunakan politik uang……..tempo hari istrinya tertangkap basah sedang bagi-bagi uang………..itu juga perlu dibenahi……bukankah beliau ustadz ?…….kok masih pake politik uang ?????……jadi kesimpulannya…..semua kubu pake politik uang….cuma sekarang…siapa yang uangnya paling banyak……..Ribet kalo masalah dakwah dikaitkan dengan Politik……………..

      Suka

  8. iwan kurniawan berkata:

    gimana kalau sudah jadi pemimpin kalau tidak mau menerima kekalahan,disinilah letak mental seorang pemimpin yg gentel dan harus bisa mengakui kelebihan dan keunggulan orang lain karena banyak pemimpin yang siap menang tapi tidak siap utk kalah,interospeksi diri lah para calon pemimpin,,,,,,

    Suka

Komentar ditutup.