Aneka Berita Pro Kontra Koboy Palmerah


Aneka Berita Pro Kontra Koboy Palmerah

Sekelumitinfo berita yang menghangat menjadi perbincangan di dunia Maya tentang “Koboy Palmerah” aksi tidak terpuji yang dilakukan seorang oknum TNI yang bertindak arogan.   Menghangatnya berita Koboy Palmerah ini setelah beredarnya video yang diunggah dari situs video terkenal You Tube pada video tersebut tampak sebuah kendaraan Dinas TNI dengan Plat 1394-00 yang sedang berhenti dan dibelakangnya tampak seorang pengendara motor (pakai Helm) dan seorang dengan tas selempang yang sedang melakukan interogasi dan intimidasi terhadap pengendara motor (pakai Helm) oknum tersebut berkali kali memukulkan benda yang dipegangnya ke kepala sang pengemudi motor (untung aja ybs pake helm).

Akibat Kejadian tersebut terakhir dikabarkan detikNews bahwa pengemudi yang katanya bernama Soeng Simon Friyadi. Detikcom yang menyambangi kediaman S dikawasan Jl Mawar No 16 RT 06/001, Kelurahan Jati Pulo, Tomang, Jakarta Barat hanya bisa bertemu ketua RT setempat. Berdasarkan informasi Ketua RT setempat, M Anwar nama lengkap S diketahui yakni Soeng Simon Friyadi.

Kalangan artis juga merespon kejadian ini seperti Presenter Raffi Ahmad ikut merasa jengkel dan gemes melihat rekaman aksi koboy seorang aparat yang main tembak-tembak pistol ketika mobilnya diserempet sepeda motor di kawasan Palmerah Jakarta belum lama ini.

Sedangkan Pengakuan dari Koboy Palmerah yang beredar mengenai peristiwa tersebut sebagai berikut :

Pada pukul 15.00 saat itu saya berniat akan menjemput orang tua saya di Bandara Soekarno Hatta. Saat melintas di Palmerah, situasi jalan raya sedikit tersendat. Pada saat mobil saya bergeser ke arah kiri, kaca kiri mobil saya diketuk. Pengendara itu berkata ‘jangan mentang-mentang aparat seenaknya saja’. Saya kaget lalu turun dari mobil untuk menanyakan masalahnya. Saya berpikir motornya terserempet tapi ternyata tidak. Saya tinggalkan dia sambil dia mengancam akan melaporkan ke atasan saya. Saya bilang silakan saja.

Saya kembali ke mobil dan siap melanjutkan perjalanan menuju bandara karena khawatir, orang tua saya mengidap sakit jantung. Ketika akan menyalakan mesin mobil, pintu mobil saya ditendang dan kaca mobil diketok oleh pengendara motor itu. Saya turun dan sempat mengeluarkan dan mengacungkan air soft gun dan stik besi yang saya punya agar dia mengeluarkan SIM miliknya. Lalu Pomdam Jaya melintas dan saya dibawa.

Kira-kira seperti itulah surat pernyataan Kapten A. Sekali lagi pihak Mabes AD membantah jika Kapten A sempat melepaskan tembakan. (Sumber Vivanews)

Iklan

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, info, News, Religus Tips dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.