Prediksi: Dunia Bisnis Makin Bersinar dengan Batalnya Kenaikan BBM


Prediksi: Dunia Bisnis Makin Bersinar dengan Batalnya Kenaikan BBM

Lambang (logo) of the BPS (or Biro Pusat Stati...

Lambang (logo) of the BPS (or Biro Pusat Statistik; en:Central Bureau Statistics) of Indonesia. en:Statistics Indonesia Bahasa Indonesia: Logo Badan Pusat Statistik Indonesia, Statistics Of Indonesia. id:Badan Pusat Statistik (Photo credit: Wikipedia)

Sekelumitinfo Kepala Badan Pusat Statistik Dr. Suryamin memprediksi pada Kuartal II Tahun 2012 ini Dunia Bisnis Akan semakin Berkembang seiring dengan dibatalkannya rencana Kenaikan Harga BBM Tahun 2012 ini.

Hal ini berkaitan dengan Perkembangan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) dan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) yang baru saja dirilis Melalui Berita Resmi Statistik (BRS) di Jakarta Senin 7 Mei 2012 Kemarin.

Prediksi perkiraan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) Triwulan II-2012
Nilai ITB triwulan II-2012 diperkirakan sebesar 107,86, artinya secara umum kondisi bisnis pada triwulan II-2012 diperkirakan akan meningkat dibandingkan triwulan I-2012. Tingkat optimisme pelaku bisnis dalam memandang potensi bisnis pada triwulan II-2012 lebih tinggi dibandingkan triwulan I-2012. Seluruh sektor ekonomi diperkirakan mengalami peningkatan kondisi bisnis pada triwulan II-2012. Sektor Pengangkutan dan Komunikasi diperkirakan mengalami peningkatan bisnis paling tinggi dengan nilai indeks sebesar 111,11, sebaliknya Sektor Industri Pengolahan diperkirakan mengalami peningkatan kondisi bisnis terendah dengan nilai indeks sebesar 104,42. Dilihat berdasarkan variabel pembentuknya, peningkatan kondisi bisnis pada triwulan II-2012
diperkirakan terjadi karena adanya peningkatan variabel harga jual produk (nilai ITB sebesar 109,24),order barang input (107,35), order dari dalam negeri (106,66), dan order dari luar negeri (102,44). Peningkatan tertinggi untuk harga jual produk diperkirakan terjadi pada Pertambangan dan Penggalian (nilai ITB sebesar 116,00) dan terendah terjadi pada Listrik, Gas, Air Bersih (nilai ITB sebesar 101,89). (sumber Berita Resmi Statistik)

“Prospek bisnis membaik karena faktor pembatalan kenaikan BBM, begitu pula konsumen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik, Suryamin di kantornya, Jakarta, Senin, 7 Mei 2012.

Sementara itu dari sisi fiskal, pembatalan kenaikan harga BBM justru membuat anggaran subsidi bengkak hingga seperlima anggaran belanja pemerintah. Subsidi yang dianggarkan Rp225 triliun pada APBN-P 2012, bisa jebol ke Rp340 triliun jika tidak ada kenaikan harga atau pengendalian konsumsi.

Suryamin juga mengatakan, ITB pada triwulan II diperkirakan akan mencapai 107,86  dari 103,89 pada triwulan I. Peningkatan tersebut nantinya  diperkirakan terjadi pada semua sektor dan  pelaku usaha. “Peningkatan tertinggi terjadi di pengangkutan dan komunikasi di 111,11 dan terendah pada industri pengolahan 104,42,” katanya.

Untuk ITK, lanjutnya, kepercayaan konsumen untuk membelanjakan penghasilannya pada triwulan II sebesar 108,34 atau meningkat dari triwulan I 106,54. Ini karena peningkatan pendapatan rumah tangga dan rendahnya pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan. (VivaNews)

Iklan

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, Hobby, info, News dan tag , , , , , , . Tandai permalink.