Puisi Semangat Refleksi Ikrar Sumpah Pemuda 2012


Puisi Semangat Refleksi Ikrar

Sumpah Pemuda 2012

Tanggal 28 Oktober berpuluh puluh tahun yang lalu atau tepatnya Tanggal 28 Oktober 1928 Para Pemuda dan Pemudi dari aneka  Daerah, Aneka Suku Bangsa, Aneka Ras, Aneka Organisasi Politik,Umat  Aneka Pemeluk Agama, Aneka Bahasa dan Kedaerahan menyatakan tekad untuk bersatu dalam suatu wadah Negara Indonesia.

Dengan Sumpah Pemuda semua perjuangan yang bersifat kedaerahan, sendiri-sendiri disatukan dalam sebuah paham kebangsaan. Dan tonggak penting itu amat berarti dalam Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Dapat dibayangkan ketika proklamasi diucapkan tanpa komitmen penting membangun sebuah rumah bangsa yang besar bernama: Indonesia. Tugas para pemimpin bangsa pun menjadi lebih ringan dengan adanya deklarasi Sumpah Pemuda.

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Bagaimana halnya dengan para pemuda kini; karena perbedaan Faham, organisasi, daerah, suku bangsa, atau bahkan hanya karena berbeda Almamater atau Sekolah, atau Kampung sampai beda Rukun Tetangga tak jarang dan sering kita lihat diberitakan Aneka Tawuran atau amuk massa yang menjurus kearah Disintegrasi Bangsa perbedaan baik suku, bahasa, daerah, sekolah, beda partai politik dan Agama kadang menjadi Pemicunya.

Kerja  keras para pemuda tempo dulu, ketika merumuskan Sumpah Pemuda tahun 1928, seakan sirna dan tak lagi dihargai oleh generasi muda masa kini manakala kian maraknya terjadi tawuran, baik di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun tingkat perguruan tinggi (PT).

Pemuda sekarang seharusnya berpikir untuk kemajuan bangsa. Jangan malah membuat hal negatif seperti tawuran yang merusak kesatuan,” kata Merry Paraguan, mahasiswi Fakultas Psikologi Semester Lima, Universitas Pancasila (UP) Jakarta pada saat menghadiri Dies Natalis ke-46 dan Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2011/2012, belum lama ini di Jakarta.

Generasi muda seharusnya menghargai Sumpah Pemuda dengan terus belajar, sehingga bangsa ini dapat terus mengalami kemajuan. Bukannya malah mengisi dengan hal-hal negatif yang justru merugikan masa depan mereka sendiri atau merugikan orang lain dengan cara tawuran dan sebagainya.

Perilaku tawuran adalah cerminan pemuda yang tidak menghargai semangat dan kerja keras para Pahlawan, bahkan menandakan bibit-bibit perpecahan yang nantinya dikhawatirkan menjadi salah satu penyebab menuju runtuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Artikel Lain Sumpah Pemuda Dahulu dan Kini

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, info, News, pilkada, pilkada aceh, pilkada banten, pilkada bengkulu, Religus Tips dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Puisi Semangat Refleksi Ikrar Sumpah Pemuda 2012

  1. Ping balik: Sumpah Pemuda Dahulu dan Kini Versi Lucu | All In One SEMUA ADA DISINI

Komentar ditutup.