Perdamaian Suku Lampung – Bali Akhirnya Disepakati


Perdamaian Suku Lampung- Bali Akhirnya Disepakati

Akhirnya Raja Bali dan MPAL sepakat

Setelah melalui pembicaraan yang semula terlihat alot akhirnya Damai antara Bali-Lampung kemarin berhasil disepakati pada pertemuan antara Tokoh Masyarakat Adat Lampung (MPAL) dan Tokoh Adat Suku Bali yang dalam hal ini diwakili oleh Raja Bali I Gusti Ngurah Arya dan Ketua Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kadarsyah Irsya. Tokoh bali dan Lampung pun ikut tanda tangan.

Pertemuan yang digelar di Balai Keratun tersebut menghasilkan 10 Butir Perdamaian yang  selanjutnya harus disosialisasikan kepada warga yang sedang berkonflik terutama anggota masyarakat di kedua Desa yang bertikai yaitu Desa Balinuraga dan Desa Agom di Kecamatan Panji Lampung Selatan.

10 (sepuluh) Butir Isi Perdamaian itu adalah :

1. Kedua belah pihak sepakat menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan, keharmonisan, kebersamaan, dan perdamaian antarsuku di Lampung Selatan;

2. Sepakat tidak mengulangi tindakan-tindakan anarkisme yang mengatasnamakan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA);

3. Perselisihan atau pertikaian dan perkelahian yang disebabkan permasasalah pribadi, kelompok, atau golongan agar diselesaikan secara langsung oleh orang tua, ketua kelompok, atau pimpinan golongan;

4. Apabila proses tersebut tidak berjalan semestinya, akan diselesaikan secara musyawarah, mufakat, dan kekeluargaan oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta aparat pemerintahan desa setempat;

5. Jika langkah itu tidak selesai, diserahkan ke pihak berwajib untuk diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

6. Kedua belah pihak bersedia melakukan pembinaan apabila ditemukan warga yang melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan permusuhan dan kerusuhan, dengan ancaman sanksi dikeluarkan dari wilayah Kabupaten Lampung Selatan;

7. Sanksi pengusiran juga berlaku bagi suku Lampung dan seluruh suku di wilayah Kabupaten Lampung Selatan;

8. Kedua belah pihak berjanji tidak akan menuntut dan melakukan tindakan hukum atas akibat bentrokan 27-29 Oktober 2012. Aparat kepolisian menghentikan seluruh proses hukum terkait dengan bentrokan itu;

9. Warga suku Bali, khususnya yang berada di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, harus mampu hidup bersosialisasi dan hidup berdampingan dengan seluruh suku yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, terutama dengan masyarakat yang ada di perbatasan dengan Desa Balinuraga;

10. Kedua belah pihak berkewajiban mensosialisasikan isi perjanjian perdamaian ke lingkungan masing-masing.   (Tempo.co)

Semoga Damai Bali-Lampung yang telah disepakati oleh Raja Bali dan Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) ditindaklajuti oleh masing masing pihak yang bertikai.

DAMAILAH LAMPUNGKU, DAMAILAH INDONESIAKU

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, info, News, Phenomenal, pilkada, Religus Tips dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Perdamaian Suku Lampung – Bali Akhirnya Disepakati

  1. Ping balik: Renungan Hari Pahlawan ke-67 2012 | All In One SEMUANYA ADA DISINI

  2. Ping balik: Berita Tawuran Lampung Tengah (LAMTENG) | All In One SEMUANYA ADA DISINI

Komentar ditutup.