Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan SBI Dahulu dan Kini


Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan SBI Dahulu dan Kini

Sekelumitinfo tampaknya memang beginilah Nasib Program Pembangunan di Indonesia yang tidak terencana matang dan berkesinambungan banyak Program ataupun Kebijakan Pembangunan terkesan selalu berubah-ubah.  Ganti menteri atau pejabat maka program atau kebijakan akan berubah juga dengan cepat.

Seperti halnya Program /Kebijakan yang menjadi berita utama dalam beberapa Pekan  ini pada Jajaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional) yang semula selalu menjadi dambaan setiap orang tua agar anaknya dapat diterima pada Sekolah Berstandar Internasional tersebut walaupun konsekwensinya mereka harus mengeluarkan Dana yang tidak sedikit ketika anaknya diterima di Sekolah Berstandar Internasional tersebut, namun pada akhirnya RSBI yang mereka banggakan tersebut dinyatakan Pembubarannya.

Kronologi Pembubaran RSBI ini berawal dari “Gugatan Forum Masyarakat Anti Komersialisasi Pendidikan” setahun yang lalu ke Mahkamah Konstitusi; yang menganggap Pasal 50 ayat 3 UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional memicu adanya Kastanisasi Pendidikan di Indonesia.

Setelah melalu Rapat2 dan dengan Pendapat serta pengumpulan bukti-bukti tentang Pelaksanaan RSBI/SBI yang dianggap memicu Kastanisasi tersebut Mahkamah Konstitusi (MK) pada bulan Januari 2013 ini menyatakan Pembubaran RSBI/SBI tersebut.

Permasalahan tidak berhenti sampai disini karena Nasib Sekolah sekolah RSBI/SBI yang sedang berjalan saat ini harus tetap berlanjut sampai minimal Berakhirnya Tahun Ajaran 2012-2013 ini Nanti.  Bagaimana Nasib Eks Sekolah RSBI/SBI selanjutnya???

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh menyatakan setelah berkonsultasi dengan Mahkamah Konstitusi bahwa Proses Belajar Mengajar tetap berlangsung sebagaimana biasanya, sedangkan Keputusan Bagaimana Nasib Eks Sekolah RSBI/SBI tersebut selanjutnya baru akan diputuskan Akhir Januari Ini.

Muhammad Nuh Mengajak seluruh Dinas-dinas Pendidikan dan dewan dewan Pendidikan untuk duduk bersama membahas permasalahan Nasib Eks Sekolah RSBI/SBI ini selanjutnya.  Nuh optimistis perumusan bentuk bekas RSBI atau Sekolah Bertaraf Internasional sudah bisa dihasilkan sebelum penerimaan siswa baru pada Maret-April, dan sudah bisa dijalankan pada bulan permulaan ajaran baru di sekitar pertengahan Juli. “Bulan Januari ini sudah bisa kita mulai, sudah ada rumusannya,”

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di berita, info, News dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.