Gugat Menggugat Pilkada Jabar 2013


Gugat Menggugat Pilkada Jabar 2013

Sudah bukanlah hal yang baru pada setiap acara Pemilihan Kepala Daerah secara langsung baik itu dari Level Kepala Desa, Bupati atau Walikota sampai pemilihan Gubernur atau bahkan Pemilihan Presiden setelah diadakan penghitungan hasil perolehan suara untuk menetapkan Pemenangnya oleh pihak yang berwenang maka bisa dipastikan akan terjadi Gugat Menggugat Hasil Pilkada baik pada level Panwaslu/KPU atau bahkan sampai pada Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebagaimana dalam Gugat Menggugat Pilkada Bekasi atau Gugat Menggugat Pilkada Aceh dan masih banyak lagi seperti Gugat Menggugat Pilkada Pringsewu dan masih banyak gugat menggugat hasil Pilkada lainnya di seluruh Indonesia.

Demikianpula tampaknya Gugat Menggugat Pilkada ini juga akan terjadi pada Pilkada Jabar 2013 yang baru saja berlalu; diberitakan pihak pihak yang kalah menyatakan dugaan banyaknya kecurangan yang dilakukan oleh pihak yang dianggap sebagai pemenang misalnya saja : Tudingan PDIP yg menyatakan banyak kecurangan pada Pilkada Jabar 2013 sepoerti pernyataan yang dikutip dari merdeka.com

“Dari sistem pelaksanaan KPU-nya saya lihat ada ketidaksiapan, misal sampai formulir C1 itu difotokopi itu fatal, siapa yang mau ngontrol?” kata Hasanuddin di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (1/3).

Selain itu, dia juga menuding bahwa pemerintah daerah tidak sigap menanggapi surat edaran KPU terkait hari pencoblosan. Sehingga masih banyak buruh yang tidak mencoblos di hari pencoblosan.

“Ada surat edaran dari KPU yang tidak ditanggapi oleh pemerintah, misal sekian puluh perusahaan, pabrik masih buka pada tanggal 24 dan orang tidak bisa nyoblos. KPU sudah kirim surat ke gubernur, tapi gubernur belum menginformasikan, terutama di lumbung-lumbung buruh, sehingga sekitar 120 ribu buruh belum nyoblos,” tegas dia.

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di aneka, berita, info, News, pilkada, religius dan tag , , , , , , . Tandai permalink.