Plastik Daur Ulang Ramah Lingkungan Indonesia Makin Bersinar


Plastik Daur Ulang Ramah Lingkungan Indonesia Makin Bersinar

Plastik Daur Ulang Ramah Lingkungan

Plastik Daur Ulang Ramah Lingkungan

Sekelumitinfo Plastik yang merupakan sampah Anorganik yang sering menjadi permasalahan karena sulit sekali menjadi hancur, sehingga dikhawatirkan lama-kelamaan Bumi ini akan penuh dengan sampah Plastik yang akan sangat merusak Lingkungan.

Coba anda bayangkan berapa banyaknya sampah plastik yang akan dihasilkan oleh seluruh warga Jakarta setiap harinya??? Pusing menghitungnya berikut sedikit ilustrasi penghitungan sampah plastik per hari yang akan bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk baik akibat kelahiran maupun arus urbanisasi, dibawah oini adalah perhitungan matematisnya dengan berdasarkan data.

Berdasarkan data Kementerian Negara Lingkungan Hidup, rata-rata tiap orang menghasilkan 0,8 kilogram sampah per hari. Dari jumlah itu, 15% di antaranya adalah kemasan sekali pakai.

Jadi bila dikumpulkan, berapa banyak sampah yang dihasilkan orang sekota? Sangat besar. Khusus di Jakarta saja, jumlah sampah mencapai 6 ribu ton per hari. Sekitar 13,25% di antaranya sampah plastik berarti kalau dihitung jumlahnya adalah 0,1325  X 6000 Ton = 795 Ton Sampah Plastik setiap harinya.

Dalam setahun, Jakarta bahkan bisa tertimbun 2,2 juta ton sampah. Jumlah ini bisa dipakai membangun 185 Candi Borobudur! Sedangkan untuk timbunan sampah nasional, diperkirakan mencapai 176 ribu ton per hari.

Namun baru baru ini ada berita menggembirakan tentang Plastik Ramah Lingkungan Produksi Indonesia yang makin diminati oleh konsumen Manca Negara.  Adalah dalam Pameran retail MUBA yang digelar di Basel, Swiss. Dalam pameran yang akan berlangsung 10 hari hingga 3 Maret mendatang itu, Kementerian Perdagangan mengkoordinasi 48 pengusaha kecil dan menengah untuk memamerkan produk-produk unggulan dan menjaring konsumen di sana.

PT. Tirta Marta salah satu peserta pameran adalah Produsen Plastik Ramah Lingkungan yang mudah di daur ulang karena bahan yang digunakan adalah bahan organik yang berasal dari Tapioka/Singkong.  Melihat kesadaran masyarakat di dunia maju, khususnya Eropa akan pentingnya produk yang ramah lingkungan maka sangat berpeluang besar Plastik Daur Ulang atau Plastik Ramah Lingkungan hasil produksi Indonesia akan makin bersinar dan diminati oleh masyarakat Eropa.

Di ajang pameran MUBA, PT Tirta Marta mendapatkan distributor potensial yang melirik Ecoplas untuk pasar Madagaskar, Jerman, dan Swiss. Untuk semakin meyakinkan konsumen Eropa, Ecoplas juga sudah mendapatkan sertifikasi Fair For Life dari IMO yang berbasis di Swiss. “Ini menambah rasa kepercayaan terhadap produk Indonesia, di mana Ecoplas selain ramah lingkungan juga berdampak sosial, karena pada setiap 200 ton Ecoplas, dapat mempekerjakan 2.000 petani singkong dan industri rumahan,” kata Gusmardi.

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di aneka, berita, Hobby, info, News, tips dan tag , , , , , , . Tandai permalink.