Info Perseteruan Ditjen Pajak VS Google


Info Perseteruan Ditjen Pajak VS Google

Ditengah kondisi keuangan negara yang sedang kempis saat disana-sini sedang dilakukan penghematan anggaran dan aneka upaya dilakukan untuk mendongkrak pendapatan negara termasuk kebijakan Tax Amnesty yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara dari perusahaan besar yang karena sesuatu dan lain hal belum melakukan pembayaran kewajiban pajak selama beberapa tahun belakangan baik yang berada di Indonesia, terlebih lagi yang berada di luar Negeri.

Ditengah upaya meningkatkan pendapatan terutama dari sektor Pajak, muncul berita tentang penolakan Perusahaan Raksasa di dunia “Maya” GOOGLE ; Google merasa tidak perlu BUT (Bentuk Usaha Tetap) sehingga tidak harus punya NPWP oleh karena itu tidak perlu juga dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Pajak RI.

Haniv mengatakan, Google dinyatakan harus sebagai BUT sejak April 2016 oleh Ditjen Pajak. Maka kemudian Ditjen Pajak melayangkan surat untuk dilakukan pemeriksaan tahap awal.

“Penolakan disampaikan langsung oleh Directur Asia Pacific, Financial Planning and Analyst Marco Borla kepada kantor pajak khusus Badan Orang Asing (Badora), Jakarta.”

Semoga Perseteruan Ditjen Pajak VS Google segera terselesaikan dan pihak Google juga dapat menerima peraturan yang telah ditetapkan oleh Ditjen Pajak.

Tentang vidona

Like,s Korean Love Indonesian News Update religius
Pos ini dipublikasikan di aneka, info, News, Uncategorized. Tandai permalink.

Silahkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s