Aneka Kebetulan,Bertepatan Pas,Ngepas,Ndilalah yang Kini Terjadi di Indonesia


Aneka Kebetulan,Bertepatan,Pas,Ngepas,Ndilalah yang Kini Terjadi di Indonesia

Dapet Copasan Menarik dari Facebook mengenai Phenomena yang sedang terjadi kini di Indonesia Negeri Yang Kita Cintai dan sedang ramai diperbincangkan baik di warung Kopi maupun Gedung Pencakar Langit, dari Dunia Nyata sampai Dunia Maya dari rakyat Jelata Sampai Penguasa, dari Pengemis Hingga Konglomerat, dari Atheis sampai Religis, dari anak Ingus sampai Politikus.

Berikut adalah Aneka Kebetulan, Pas,Ngepas, bertepatan,Ndilalahnya yang terjadi Kini di Indonesia.  Pro dan Kontra pastilah ada, Demo dan Aksi makin besar katanya sih hanya urusan PILKADA (PEMILIHAN KEPALA DAERAH) Gubernur di suatu Wilayah Propinsi di Negeri Indonesia.

15541166_1906433206294855_3141567537351027140_n

Bank Indonesia Keluarkan Uang Baru

* Kebetulan logo uang baru mirip palu arit
* Kebetulan bentuk atau coraknya mirip Yuan
* kebetulan logo dan nama Cakrabirawa Resimen penculik jenderal2 mirip satgas Cakrabuana PDIP
* kebetulan penulis buku Aku Bangga Jadi Anak PKI jadi ketua komisi IX fraksi pdip
* kebetulan warga asing bisa mendirikan ormas atau LSM Di indonesia
* kebetulan ada warga china berseragam mirip Polisi
* kebetulan si anu demen banget pinjam hutangan dri china
* kebetulan hampir semua mega proyek dijasihkan ke china
* kebetulan pekerja dan bahan untuk proyek hampir seluruhnya didatangkan dri china
* kebetulan pemerintah kita membebaskan VISA pada china dan sejumlah negara lainnya
* kebetulan China dan warga asing sekarang bisa memiliki hak milik tanah dan lainnya di indonesia
* kebetulan Pemerintah kita sekarang membuka pendaftaran secara online kepada Warga china yng ingin jadi Warga indonesia
* kebetulan Warga china banyak punya ktp atau SIM indonesia
* Kebetulan banyak orang yang berani memakai baju lambang komunis
* Kebetulan banyak warga china berbondong bondong menyerbu indonesia
* kebetulan waga china ilegal bisa menanam cabe dan padi berbakteri di undonesia
* kebetulan para aktivis yang menyuarakan kekhawatiran2 kondisi bangsa saat ini ditangkapi
* kebetulan situasi sekarang mirip 60an ketika orang pki masuk jdi penasehat presiden
* kebetulan sering ada berita pengibaran bendera china di sejumlah wilayah indonesia
* kebetulan mobil berplat asing bisa masuk indonesia
* kebetulan tiang pancang pulau reklamasi dri china yang dibredel BNN ternyata isinya Narkoba
* kebetulan Jalaludin Rahmat gembong Syiah bisa jdi anggota DPR melalui pdip
* kebetulan Musdah mulia pendukung LGBT dri pdip

Tentunya masih banyak Lagi Kebetulan,Bertepatan,Pas,Ngepas,Ndilalah lainnya yang dapat ditambahkan silahkan ditulis di komentar.

Diambil dari Status Facebook Mulyono

Dipublikasi di aneka, News, Pariwisata, Phenomenal, pilkada, pilkada aceh, pilkada banten, religius | Meninggalkan komentar

Allah Menciptakan Kejahatan ??


Allah Menciptakan Kejahatan ??

Seorang profesor yang Atheis berbicara dalam sebuah kelas fisika.

Profesor: “Apakah Allah menciptakan segala yang ada?”

Para mahasiswa: “Betul! Dia pencipta segalanya.”

Profesor: “Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan.”

(Semua terdiam. Agak sulit menjawab hipotesis profesor itu).

Tiba-tiba suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.

Mahasiswa: “Prof! Saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?”

Profesor: “Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja, dingin itu ada.”

Mahasiswa: “Prof! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fizik, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas.

Suhu -460 degree Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak boleh bertindak pada suhu tersebut.

Kita menciptakan kata ‘dingin’ untuk mengungkapkan ketiadaan panas ya.

Selanjutnya! Apakah gelap itu ada?”

Profesor: “Tentu saja ada!”

Mahasiswa: “Anda salah lagi Prof! Gelap juga tidak ada.

Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya boleh kita pelajari. Sedangkan gelap tidak boleh.

Kita boleh menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna.

Tapi! Anda tidak boleh mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensiti cahaya di ruangan itu.

Kata ‘gelap’ dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.

Jadi! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada?”

Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga: “Tentu saja ada.”

Mahasiswa: “Sekali lagi anda salah Prof! Kejahatan itu tidak ada. Allah tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin dan gelap juga.

Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya.

Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia.”

Profesor terpaku dan terdiam!

Dosa terjadi kerana manusia lupa hadirkan Allah dalam hatinya..

Hadirkan Allah dalam hati pada setiap saat, maka akan selamatlah diri kita..

Itulah IMAN..

SESUNGGUHNYA DOSA ITU LAHIR SAAT IMAN TIDAK HADIR DALAM HATI KITA

Dipublikasi di aneka, berita, info, News, religius, Religus Tips, Uncategorized, video dan music | Meninggalkan komentar

Aneka Kata Ucapan Tanggapan Komentar Netizen Terhadap Air Mata AHOK pada Sidang Perdana PENISTA AGAMA


Aneka Kata Ucapan Tanggapan Komentar Netizen Terhadap Air Mata AHOK pada Sidang Perdana PENISTA AGAMA

ahokk

Hari ini Selasa 13 Desember 2016 Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama yang dilakukan Oleh BCP/BTP/AHOK melaui Pengutipan… “Dibohongi Pakai Surat Almaidah 51  macam macam itu ” yang di katakan Tersangka AHOK di Pulau Seribu.

Agenda sidang hari ini adalah pembacaan dakwaan bukan pembacaan pledoi sang terdakwa. Lalu lucunya lagi Ahok mengemis-ngemis dan air mata buayanya minta diselamatkan dari hukuman.

Akhirnya sandiwara air mata politik Zhong ini malah menjadi bahan tertawaan para netizen. Karena saat menggusur warga miskin pribumi, mencaci maki ibu Yusri dan melakukan berbagai kebiadaban dalam berbagai kesempatan lain dengan begitu bengisnya, tak setespun air mata yang keluar dari mata Zhong.

Tapi kini begitu bayang-bayang ancaman akan dipenjara ada di depan mata, Zhong langsung terkencing-kencing ketakutan dan bagaikan artis sinetron mengemis sambil menangis-nangis supaya bebas dari hukuman penjara.

Sungguh Zhong memang sosok yang sangat tidak bertanggungjawab, tidak gentle. Sudah menghujat Kitab Suci umat agama lain lalu dengan enaknya minta dibebaskan begitu saja!

Berikut Aneka Kata Ucapan Tanggapan  komentar netizen diambil dari fanpage Front Pembela Islam – FPI :

Kalim Shiddiqi
Gara2 butuh suara dy keluar air mata, ntr setelah terpilih kita semua yg keluar air mata

Gunawan Husna
Dibalik air matamu. Terdapat niat buruk yg ingin menghancurkan Indonesia.

Tambun Ijuak Piliang
JANGAN mau Dibohonggi pake mewek sagala….tetap fokus jangan terbawa haru pak majlis hakim..

Lina Luna
Tangkap ahok penjarakan ahok!!!! Yaa Allah sempurnakan & berkahi pengadilan ini agar Pak Hakim bisa memutuskan yg benar, yakni ahok dihukum semaksimalnya. Allahu Akbar…

Rahmi Amie Binti Nasution
Air mata ahok ga akan bisa buat kami merasa iba.. Trus bagaimana dengan air mata jutaan umat islam saat kitab sucinya di nistakan olehmu AHOK???

Sabilillah Rintan Aisyah
Benar tak ? Kalo ahok mata buaya ? Penuh drama ? 😂 kuasa hukumnya banyak apalah”.. 😂😂😂

Hilda Handayanie
hahaha…. nangisss sii nganuu di sidang. minta dikasihani, biar kesima hakim liat nya. deuh sandiwara nyaaa hebring… 😂😂😂

Rama Iboy Permata
Biasa orang kalo salah cari pembelaanya bae2in islam bawa2 islam hati orang siapa yg tau coba puter video yg lg marah2 gua aja orang bego aja tau kalo mulut tuh corongnya hati apa yg keluar dari mulut keluar dari hati ya itulah isinya hati

شم سل أفندي أحمد.طاهر
dy takut dipenjara maka.a nagis ..dibohogi pakai air mata biar luluh hati kita mukalu bau menyan…
jgn pernah mndur trus dukung pnjarakan ahok..

عبد الرءوف خير
Bisa nangis juga tuh orang,,,biasanya mau galak ajj…pernyataannya pake teks yg udh disusun,karna klo bicara langsung takut isi jamban keluar lg…hahaha.tetap fokus#TANGKAP AHOK !!!

Arfian Ari Nugraha
Orang yg di dalem Tahanan juga pngen lah kyk si Ahok yg udh melakukan kesalahan dan hanya minta maaf aja ga di tahan, Hukum Tajam Ke bawah tumpul Ke Atas!!

Thamrin Hanafi
Kalo sampe gak di penjara.. Sudah waktu nya umat ISLAM bangkit… Revolusi..!!!!! Umat ISLAM harus bersatu…

Setia Wati
dulu kebanyakan pencitraan melalui tv metro tivu jadi semua terlihat sempurna
.dengan menistakan agama terbongkarlah semua kebusukan mereka..apakah kita tdk melihat pentunjuk yg diberikan Allah swt

Muhammad Kamil Assyaigha
Hahahaa kemaren konyol2an lu hok ngehina umat islam yg segitu banyaknya di aksi GNPF MUI lu ketawain. Sekarang lu udeh mau di Hakimin Minta maaf sok Pura2 nangis lagi. Di maafin kok sama umat islam orangnya tapi kelakuannya kaga tetap penjarakan ahok

chwan Sodik
Yg ane bingung die lg di sidang malah cerita masa sd dan diasuh ama bapak angkat sampe keluar aer mata, eee muke gile lo pikir sinetron pake drama melow. Gasekalian pas di shoot pake musik melow biar lebih nyentuh ke hati. Haha

Titin Nasution
Tangkap ahok dan penjarakan ahok …
Kalau dia bebas dia akan terus merugikan umat islam .. dia bisa menjadi contoh yg jelek …
Dan akan berpengaruh buruk. Hukum si penista agama …

Arci Ali
Ternyat bs nangis jg,klu liat fidiox yg mengata ngatain org brani tangkas,cm sidang dunia sj yg msh terbuka pintu tobat tuk manusia msh nangis Gimana nantik sidang allah di akhirat yg smua pintu taubat sdh di tutup,,,bs jd menjerit smpi kluar air mata darah.

Abu Khansa
Biadab ini makhluk durjana
Poko.y mau nangis darah serta kelicikan apaun dipersidangan, Wajib TANGKAP dan PENJARAKAN penista agama Harga Mati yg ga bisa ditawar !!!
Atau Reevooooluuusssi…..
Takbir..

Sri Yanto
Dituduh menista agama..kok mbela pakai ikutan ibadah umat islam qurban, emangnya dia kerkewajiban,…? Sama ajaran nabi saja dia ndak percaya, mosok rela menjalankan syariat Islam.

Reki Apandi
Tangkap ahok , ,air mata mnipu , ,
Allah mngmpuni hambaNya tp hukum hrs berjalan

Lala Yusuf
Gak usah pake nagis laaahh……Orang udah pade tau….sandiwara aje looo……haaalllaaaaaahhhh….

Siti Fatimah
Mulutmu harimaumu… yg akan menerkammu… tnggulah hasil dari mulutmu… Insya Allah doa kaum muslimin di ijabah Allah SWT… Aamiin…

Dewi Dey Aja
Terharu….,,kenapa yg dbhs bpk n ibu angkatnya trs,,kasian bapk n ibu

Dipublikasi di #salamgigitjari, aneka, Artis, berita, info, News, Phenomenal, pilkada, religius, Uncategorized | Meninggalkan komentar

Aneka Peristiwa Heboh Demo Besar Kita Indonesia 412


Aneka Peristiwa Heboh Demo Besar Kita Indonesia 412

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Dipublikasi di berita, info, News, Phenomenal, pilkada, religius, Religus Tips, Uncategorized | Meninggalkan komentar

Aneka Tuntutan Aksi Bela Islam


Aneka Tuntutan Aksi Bela Islam

AKSI BELA ISLAM III
AKSI BELA AGAMA & NEGARA

Sejak AKSI BELA ISLAM I – 1410, lalu AKSI BELA ISLAM II – 411, hingga akan digelar AKSI BELA ISLAM III – 212, mata rakyat Indonesia yang heterogen semakin terbuka lebar akan BAHAYA yang sedang mengancam NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga Bangsa Indonesia dari berbagai suku dan agama sepakat :

1. Stop Penistaan Agama
2. Stop Kebangkitan PKI
3. Stop Gerakan Neolib
4. Stop Penjualan Saham BUMN kepada Asing.
5. Stop Kepemilikan Tanah dan Pemukiman kepada Asing.

15192681_769927876479071_9112402792723141072_n

AKSI BELA ISLAM III BELA AGAMA DAN NEGARA

 

Dipublikasi di aneka, berita, kiamat, News, Phenomenal, pilkada, pilkada aceh, pilkada banten, pilkada bengkulu, religius, Religus Tips, Uncategorized | Meninggalkan komentar

ANEKA KEANEHAN PENANGANAN KASUS AHOK PENISTA ALQUR’AN


ANEKA KEANEHAN PENANGANAN KASUS AHOK PENISTA ALQUR’AN

Proloque:

27 September 2016, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam sebuah acara dinas di Kepulauan Seribu menistakan al Quran. Menurut dia, orang-orang yang tidak memilihnya pada Pilkada Februari 2017 nanti, telah dibohongi dengan surat al Maidah ayat 51.

Atas jasa Buni Yani, video penistaan itu akhirnya menjadi viral. Netizen marah. Ummat Islam marah. Beberapa Elemen Masyarakat melaporkan permasalahan Penista Alqur’an Kepada POLRI Melalui Kabareskrim

Mereka menggelar aksi massal. Aksi Damai Bela Islam I yang digelar 14 Oktober 2106, ba’da shalat Jumat dari masjid Istiqlal. Bukan hanya di Jakarta, tapi di seantero Indonesia terjadi serupa. Bahkan juga di belahan dunia lainnya. Tuntutan ummat Islam satu, tangkap dan adili penista al Quran dan penghina ulama.

Karena dirasa Penanganan Laporan Penistaan Agama tidak ada perkembangan Penanganannya setelah Aksi Damai I maka Beberapa Ulama dan tokoh merasa perlu meminta kepada Presiden Agar Memerintahkan secara langsung  Kapolri untuk segera memproses Ahok Penista Agama dengan Rencana Menggelar Aksi Damai Bela Islam II dengan mengunjungi Istana Negara untuk bertemu Langsung Dengan Presiden pada Tanggal 4 November 2016.

Berikut adalah Aneka Keanehan Penanganan Kasus Kasus Ahok Penista Alqur’an

yang sekelumitinfo ambil dari http://www.visimuslim.net/2016/11/ada-apa-dengan-kapolri.html?m=1

1. Ketika awal umat ramai membuat pengaduan melaporkan Ahok, Polri menolak dengan alasan perlu melampirkan fatwa MUI.
2. Fatwa MUI keluar, umat melaporkan Ahok lagi dengan lampiran fatwa MUI, termasuk dengan Aksi Bela Islam 1. Laporan masih belum ditindaklanjuti. Alasannya harus izin presiden. Makanya diumumkan Aksi Bela Islam 2  akan diadakan dengan sasaran presiden, karena dalih Polri perlu izin presiden.
3. Setelah dibantah Mahfud MD bahwa aturan perlu izin presiden untuk memeriksa pejabat negara sudah dicabut masih juga lambat proses hukumnya walaupun dijanjikan akan segera diusut.
4. Ketika Ahok akhirnya datang ke Bareskrim, kejadiannya dibuat simpang siur antara diperiksa atau klarifikasi saja dari Ahok. Antara dipanggil atas perintah Polri dengan insiatif Ahok sendiri. Kapasitas kedatangannya sebagai saksi. Ketidakjelasan ini seolah konsumsi informasi untuk 2 sasaran: 1) kepada partai pengusung dan penyandang dana Ahok dikesankan Ahok datang hanya untuk klarifikasi (sangat terhormat), 2) untuk pelapor Ahok, infonya Ahok yang dipanggil ke kantor polisi (sesuai aspirasi umat)
5. Ketika Aksi Bela Islam 2 sudah kurang dari 10 hari, upaya penggembosan massa dilakukan Polri dengan menebar opini adanya ancaman terorisme terjadi saat hari H
 6. Hari-hari berikutnya keluar ancaman untuk tembak ditempat bagi perusuh 4 November (oleh Kapolda Metro Iriawan). Nanti setelah banyak dikritik termasuk oleh anggota DPR dan TNI, baru info instruksi tembak di tempat dibantah dan antusiasme masa dari berbagai daerah sangat besar akan ke Jakarta pada 4 November.

7. Brimob membuat status Siaga 1. Jajaran polri di daerah dikerahkan untuk mendatangi tokoh/pemimpin ormas/lembaga pendidikan Islam. Polri bergerak di berbagai kota/kabupaten. Seperti pengakuan pimpinan Muhammadiyah Semarang, beliau dilobi agar tdk mengerahkan massa ke Jakarta. Tetapi kemungkinan Intelkam Polri tetap melaporkan antusiasnya massa daerah menuju Jakarta. Panitia mengajukan pemberitahuan aksi ke pihak Polri dengan kalkulasi massa lebih dari 100ribu.
8. Mata Najwa MetroTV jadi panggung bagi Tito untuk menciptakan ketakutan lanjutan dan menggembosi aksi. Isu ISIS, kelompok radikal dan khilafah dituding akan menyusup dalam aksi 4 November.
9. 4 November diperkirakan setengah juta sampai dua juta berkumpul jadi lautan manusia. Aksi berlangsung damai dan tertib dari seusai Sholat Jumat sampai adzan Isya. Rusuh besar diawali tembakan dan lemparan gas air mata ke tengah massa yang sedang berdoa duduk tertib (sudah banyak video bukti tersebar), selanjutnya beberapa peserta aksi ditabrak dan digilas dengan motor, bahkan ditembak peluru karet.
Para ustadz, habib, dan peserta aksi bertahan di tengah chaos. Pembakaran dua mobil Brimob menciptakan opini di media “aksi berakhir dengan rusuh”. Meski Kapolri berteriak kepada anak buahnya untuk menghentikan tembakan, namun seruan itu tidak digubris. Seolah ada komando lain dan sandiwara yang dimainkan.
10. Saat moment aksi Tito menyampaikan sikapnya tentang ucapan Ahok sebagaimana dirilis berbagai media. Salah satunya http://m.liputan6.com/news/read/2644597/kapolri-bukan-membela-ahok-tidak-bermaksud-menistakan-agama
11. Setelah Presiden mengumumkan akan menuntaskan kasus Ahok secara cepat dan transparan, Tito merancang gelar perkara sebelum dibawa ke pengadilan. Jika dalam gelar perkara tersebut Ahok diputuskan tidak melanggar hukum, maka kasus ditutup.
Perjuangan Tito membela Ahok beberapa minggu terakhir memang luar biasa. Tidak mengherankan, sebab sejarah hubungan keduanya memang penuh dengan ‘kemesraan’ (silakan googling: kemesraan Ahok dan Tito Karnavian). [erte]

 

Dipublikasi di aneka, berita, info, kiamat, News, pilkada, Uncategorized | Tag , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Sumpah Pemuda dan Ahok


Sumpah Pemuda dan Ahok

Lusa hari Selasa 28 Oktober 2016 Rakyat Indonesia kembali akan memperingati “Hari Sumpah Pemuda” yang dengan segala keterbatasan,hambatan dan rintangan yang begitu besarnya pada masa tersebut (1928) dimana Bangsa Indonesia Masih dijajah, belum Merdeka dengan Aneka Ragam Perbedaan Wilayah,Agama,Suku, Bahasa, Organisasi, budaya dan perbedaan-perbedaan lainnya.

Pemuda dan Pemudi Indonesia pada saat itu tergerak untuk melalui beberapa tahapan Kongres dengan tokoh yang terlibat antara lain Soegondo Djoyopoespitto, M. Yamin dan lain lainnya membangkitkan Rasa Nasionalisme dan mempersatukan perjuangan sehingga tidak berjuang sendiri-sendiri.

Namun sangat disayangkan sekarang tampaknya momentum Sumpah Pemuda yang mempersatukan Aneka Ragam Perbedaan tersebut sepertinya karena ” Kata kata atau lisan yang tidak terjaga ” dari salah seorang Pejabat Publik di Ibukota Negara Indonesia Jakarta yang sekarang sedang ramai dibicarakan dan sedang memanas justru MENJADI PEMICU  Perpecahan Bangsa baik itu antar Agama, Antar Organisasi,Antar Suku maupun Antar Etnis.

Semoga Saja Ini Bukan Merupakan Skenario besar yang sedang dirancang untuk merongrong Kesatuan dan Persatuan Bangsa yang sama sama kita cintai ini.   Ataukah ini merupakan suatu TEST CASE dengan PEMICU/TRIGGERnya  seorang Sosok Kontroversi BTP yang bak seorang Pendekar Suci Super Sakti namun memiliki Emosi Tinggi Sekali dengan Lisan yang Menyakiti tak Perduli Orang Sakit Hati.

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928 1928.

Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe’oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :

  1. Abdul Muthalib Sangadji
  2. Purnama Wulan
  3. Abdul Rachman
  4. Raden Soeharto
  5. Abu Hanifah
  6. Raden Soekamso
  7. Adnan Kapau Gani
  8. Ramelan
  9. Amir (Dienaren van Indie)
  10. Saerun (Keng Po)
  11. Anta Permana
  12. Sahardjo
  13. Anwari
  14. Sarbini
  15. Arnold Manonutu
  16. Sarmidi Mangunsarkoro
  17. Assaat
  18. Sartono
  19. Bahder Djohan
  20. S.M. Kartosoewirjo
  21. Dali
  22. Setiawan
  23. Darsa
  24. Sigit (Indonesische Studieclub)
  25. Dien Pantouw
  26. Siti Sundari
  27. Djuanda
  28. Sjahpuddin Latif
  29. Dr.Pijper
  30. Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  31. Emma Puradiredja
  32. Soejono Djoenoed Poeponegoro
  33. Halim
  34. R.M. Djoko Marsaid
  35. Hamami
  36. Soekamto
  37. Jo Tumbuhan
  38. Soekmono
  39. Joesoepadi
  40. Soekowati (Volksraad)
  41. Jos Masdani
  42. Soemanang
  43. Kadir
  44. Soemarto
  45. Karto Menggolo
  46. Soenario (PAPI & INPO)
  47. Kasman Singodimedjo
  48. Soerjadi
  49. Koentjoro Poerbopranoto
  50. Soewadji Prawirohardjo
  51. Martakusuma
  52. Soewirjo
  53. Masmoen Rasid
  54. Soeworo
  55. Mohammad Ali Hanafiah
  56. Suhara
  57. Mohammad Nazif
  58. Sujono (Volksraad)
  59. Mohammad Roem
  60. Sulaeman
  61. Mohammad Tabrani
  62. Suwarni
  63. Mohammad Tamzil
  64. Tjahija
  65. Muhidin (Pasundan)
  66. Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  67. Mukarno
  68. Wilopo
  69. Muwardi
  70. Wage Rudolf Soepratman
  71. Nona Tumbel

Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu”Indonesia Raya”
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.

  1. Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
    di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
    Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
    Kong Liong.
  2. 2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
    Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
    yaitu :
    a. Kwee Thiam Hong
    b. Oey Kay Siang
    c. John Lauw Tjoan Hok
    d. Tjio Djien kwie
Dipublikasi di #salamgigitjari, aneka, berita, info, kiamat, News, Phenomenal, pilkada, religius, Uncategorized | Meninggalkan komentar