“BPS” Pelopor Data terpercaya untuk semua


Visi BPS Pelopor Data terpercaya untuk Semua tampaknya makin jelaa dan makin terlihat progresnya.

Badan Pusat Statistik sebagai instansi yg bertugas dalam bidang perstatistikan nampaknya akan semakin bersinar auranya.

Setelah Presiden Jokowi yg sempat mengungkapkan beraneka ragamnya sumber data dan mengharapkan agar ada kesatuan data serta mengisyaratkan agar tdk ada lagi instansi lain yg melakukan proyek pengumpulan data, maka isyarat ini langsung  ditindaklanjuti oleh BAPENAS .

Makin dipercaya makin bermakin….http://m.antaranews.com/berita/557509/bappenas-hanya-akan-biayai-program-survei-bps

 

Dipublikasi di Uncategorized

BPS Menuju Satu Data Indonesia Semua Data Ada Disini


BPS Menuju Satu Data Indonesia Semua Data Ada Disini

Carut marut data yang dimiliki oleh aneka instansi pemerintah yang selama ini terus terjadi baik dalam data pertanian, data stok, data produksi, eksport dan data penduduk maupun aneka data lainnya.

Dengan adanya Satu Data Indonesia diharapkan aneka perbedaan data yang selama ini terjadi akan semakin hilang sebagaimana pesan presiden Jokowi agar semua data bersumber dari BPS.

Untuk itulah BPS merasa perlu menampilkan wajah baru pada SP 2020 nanti dengan menggunakan metode kombinasi. Dengan melakukan pengintegrasian konsep dan definisi penduduk baik secara de facto, maupun secara de jure diyakini menjadi solusi menuju Satu Data. SP 2020 dilakukan dengan mekanisme pencacahan seluruh penduduk dengan memerhatikan identitas mereka pada KK dan atau KTP.

Beberapa manfaat metode kombinasi SP 2020 nanti selain memotret penduduk yang belum memiliki KK dan atau KTP, penduduk yang beridentitas domisili lebih dari satu, komposisi penduduk, migrasi, juga bisa melihat karakteristik penduduk lainnya.

SP 2020 bukanlah milik BPS, bukan pula menjadi tanggung jawab pemerintah sebagai pengambil kebijakan. SP 2020 sesungguhnya adalah milik kita semua yang harus disukseskan. Cukup dengan melakukan sensus daring pada laman sensus.bps.go.id, seluruh data penduduk akan terekam menjadi Satu Data. Melalui SP 2020, program Satu Data diharapkan memberi manfaat sekaligus menyelamatkan pembangunan bangsa. Semoga.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

WISATA DURIAN DI LAMPUNG MAKAN SEPUASNYA


 

 Wisata Durian di Desa Suban Bisa Makan Sepuasnya  di Kebun
Bandar Lampung (Lampost.co) — Tak hanya identik dengan kopi, Lampung juga memiliki keunggulan pada durian yang nikmat dengan aroma menggugah selera.

Di Dusun Suban 2, Desa Suban, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan adalah lokasi wisata durian. Disana wisatawan dapat menikmati si raja buah sepuasnya. sensasi yang tiada duanya, karena memakan langsung di kebun dengan buah yang jatuh dari pohonnya.

Di wisata ini juga menawarkan berbagai jenis durian lokal seperti durian tembaga, durian mentega, durian susu, dan durian montong.

Yudi Nopriansyah, pengelola Wisata Durian, mengatakan dirinya ingin memberikan suasana yang berbeda untuk para pecinta durian.

“Belajar dari pengalaman saya yang juga penggemar durian ketika kita makan durian di pinggir jalan selalu mendapat kualitas durian unduhan bukan durian jatuhan. Kualitas durian unduhan dan jatuhan itu 50 persen beda bahkan 100 persen,” ujarnya kepada Lampost.co saat ditemui, Kamis, 16 Januari 2020.

Dirinya mengelola 2 hektare kebun durian dan dibantu 15 hektare kebun milik para tetangganya untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang selalu ramai.

Para pengunjung harus booking terlebih dahulu sebelum bisa menikmati wisata durian yang ia kelola. “Harus booking dulu dengan memilih paketnya karena setiap hari pengunjung kita batasi hanya 150 orang dan sediakan 500-600 buah durian. Semua yang booking kita persilahkan makan sepuasnya dan kalau tidak manis bisa di tukar.” ujarnya.

Adapun paket yang disediakan yaitu 2 orang Rp150 ribu, 3 orang Rp250 ribu, 4 orang Rp300 ribu, 5 orang Rp350 ribu, 6 orang Rp400 ribu, 7 orang Rp440 ribu, 8 orang Rp500 ribu, 9 orang Rp550 ribu dan paket 10 orang perorang Rp60 ribu. Untuk anak-anak usia dibawah 5 tahun gratis.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

WORD WAR III (PERANG DUNIA 3)


WORD WAR III (PERANG DUNIA 3)

Perang dunia ke 3 dapat segera terjadi aneka kejadian yang makin memanas di beberapa wilayah di dunia, seperti di Indonesia dengan memanasnya gubungan china dan Indonesia yang dipicu sengketa saling claim hak di Natuna.

Beberapa hari terakhir dunia juga memanas karena hubungan Amerika Serikat dan Iran yang saling serang dengan senjata dan makin memanas sehingga diprediksi akan memicu terjadinya perang dunia 3. Seperti sekelumitinfo kutip dari media detik.com berikut ini

Jakarta – Hubungan United States of America (USA) dan Iran semakin memanas setelah Jenderal Iran, Qasem Soleimani terbunuh. Iran juga sudah membalas dengan menembakkan rudal ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat.

Jenderal Qassem Soleimani dikenal sebagai tokoh militer paling berpengaruh dan diplomat canggih yang bertanggung jawab untuk kebijakan regional di Irak, Lebanon, Suriah, Yaman dan lainnya. Soleimani tewas karena ditembak oleh Amerika Serikat.

Berikut fakta memanasnya Amerika Vs Iran:

1. Jenderal Soleimani Tewas

Jenderal Qassem Soleimani tewas pada Jumat (3/1/2020). Presiden AS Donald Trump mengklaim pembunuhan terhadap Soleimani. Pembunuhan itu sebagai tindakan pencegahan atas rencana Iran yang akan melakukan serangan terhadap AS.

“Soleimani merencanakan serangan dalam waktu dekat dan kejam terhadap diploma dan tentara AS, tapi kami menangkapnya saat beraksi dan mengakhirinya,” ujar Trump.

Trump menggambarkan sosok Soleimani sebagai orang yang kejam dan menimbulkan kematian orang-orang tidak bersalah.

“Kami lega bahwa kekuasaan terornya telah berakhir,” ucapnya.

2. Bendera Merah Iran Dikibarkan

Menyusul tewasnya Jenderal Soleimani, genderang perang ditabuh. Bendera merah Iran dikibarkan. Dikutip dari CNN, bendera merah Iran artinya panggilan untuk melakukan pembalasan terhadap kematian Soleimani.

Pertama kali dalam sejarah, bendera merah Iran dikibarkan di Masjid Jamkaran, sebuah tempat ziarah Syiah, di kota suci Iran Qom. Pengibaran bendera merah Iran dilakukan di tengah prosesi pemakaman Sang Jenderal, pada Sabtu (4/1/2020).

3. Iran Bales Amerika Serikat

Iran menembakkan sejumlah rudal ke pangkalan udara yang menjadi markas tentara Amerika Serikat (AS) di Irak. Iran menegaskan serangan rudal ini merupakan balasan atas serangan drone AS yang menewaskan Mayor Jenderal Qasem Soleimani pekan lalu.

Seperti dilansir AFP, Rabu (8/1/2020), media nasional Iran dalam pernyataannya mengumumkan serangan rudal terhadap target AS di Irak tersebut. Ditegaskan Iran bahwa ‘respons yang lebih menghancurkan’ akan diberikan jika AS kembali melancarkan serangan.

Sudahkah kita bersiap diri menghadapi Wird War III (Perang Dunia 3) ??
Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

REVOLUSI MENTAL


REVOLUSI MENTAL

Pelajaran Revolusi Mental di Sekolah  Meme Lucu sindiran dan kritik media online

Ngakak guling guling wkwkwkwkwkwk

revolusi mental

 

Dipublikasi di Uncategorized

BPOM Badan Pengawas Obat dan Makanan Larang Penggunaan Albothyl


Dalam surat tertanggal 3 Januari 2018 itu tertulis, risiko policresulen dalam bentuk sediaan cairan obat luar konsentrat 36% lebih besar daripada manfaatnya, sehingga tidak boleh beredar lagi untuk indikasi pada bedah, dirmatologi, otolaringologi, stomatologi (stomatitis-aftosa) dan odontologi.

Selain itu, dilakukan reevaluasi indikasi policresulen dalam bentuk sediaan ovulo dan jel pada saat renewal karena indikasi yang tercantum pada informasi produk ini sama dengan indikasi yang tercantum pada informasi produk policreculen dalam bentuk sediaan cairan obat luar konsentrat36 persen.

Kandungan ini diduga yang terdapat dalam produk albothyl yang diproduksi oleh PT. Pharos Indonesia. Surat ini menjadi ramai diperbincangkan karena produk ini banyak digunakan oleh masyarakat sebagai obat sariawan.

BPOM sendiri membenarkan soal isi dari surat yang beredar tersebut. “Kami sedang siapkan pernyataan resmi,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BPOM, Nelly L Rachman saat dikonfirmasi Tirto, Kamis (15/2/2018).

Dipublikasi di berita, info, News, tips, Uncategorized

Aneka Berita Online Terbaru


Aneka Berita Online Terbaru 4 Jan 2018

Bappenas Optimis Angka Kemiskinan Pada 2018 Berada di Bawah 10 PersenJan 2017

Laporan wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro optimis angka kemiskinan tahun 2018 berada di bawah 10 persen.

“10,2 persen itu kemiskinan terendah sepanjang sejarah. Tahun ini (2018) kami harap di bawah 10,” ujar Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/1/2018).ADVERTISINGinRead invented by Teads

Jika mengacu pada data Badan Pusat Statistik (PBS), angka kemiskinan pada tahun 2017 mengalami penurunan.

Meski angka kemiskinan dapat diturunkan pada tahun sebelumnya, Bambang mengatakan proverty rate atau tingkat kedalaman dan keparahannya masih terlihat.

Untuk memperbaiki tingkat kedalaman dan keparahan tersebut, Bambang mengatakan perlunya program-program pemerintah yang dapat menyentuh langsung atau tepat sasaran ke masyarakat.

Baca: SBY: Demokrat Takut Enggak Nih ?

“Caranya subsidi harus tepat sasaran. Kemarin rastra dan subsidi itu banyak yang tidak tepat sasaran dan tepat jumlah,” ucap Bambang.

Program Prorakyat Kemensos Memang Ampuh, Ini Buktinya

Menteri Sosial Khofifah Inda Parawansa. Foto: dok jawapos.com  jpnn.com, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) makin optimistis terhadap keberlangsungan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Beras untuk Masyarakat Sejahtera (Rastra). Sebab, program prorakyat itu terbukti mampu menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran antar penduduk (rasio gini). Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PKH dan Rastra berdampak signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan dan rasio gini. Merujuk data BPS pada September 2017, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 26,58 juta orang atau 10,12 persen dari total populasi.

Khofifah menyebut angka itu berkurang sebesar 1,19 juta orang dibanding Maret 2017 yang sebesar 27,77 juta orang (10,64 persen). Berdasar data BPS pula persentase penduduk miskin di perkotaan turun dari 7,72 persen pada Maret 2017 menjadi 7,26 persen pada September 2017. Persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pun mengalami penurunan. Dari 13,93 persen pada Maret 2017 menjadi 13,47 persen pada September 2017. Penurunan angka kemiskinan juga berimbas ke rasio gini. Dari 0,393 pada Maret 2017 menjadi 0,391 pada September 2017. “Jika hitungannya year to year (dibanding September 2016, red) sebesar 0,394, maka terjadi penurunan sebesar 0,003 poin,” ujar Khofifah sebagaimana siaran pers Kemensos, Rabu (3/12). Tokoh Muslimat Nahdatul Ulama (NU) itu menyebut data BPS menjadi bukti efektivitas PKH dan Rastra penanggulangan kemiskinan di Indonesia.

Dengan capaian tersebut, lanjut Khofifah, Kemensos makin optimistis dengan target penurunan angka kemiskinan menjadi single digit. Berdasar patokan di APBN 2018, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan tahun ini turun 9,5-10 persen. Karena itu, Kemensos pun menggenjot kinerja agar penyaluran bantuan sosial (bansos) benar-benar tepat sasaran dan tidak diselewengkan. Khofifah menjelaskan, Kemensos pada 2017 melakukan revolusi bantuan sosial dengan merubah sistem tunai menjadi non-tunai(BPBT) melalui kerja sama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara). “Pada 2018 ini, kami yakin perluasan penerima bansos nontunai dari enam juta menjadi sepuluh juta keluarga penerima manfaat dapat semakin menekan angka kemiskinan dan gini ratio,” tuturnya.

Tahun 2017 Ada Lebih 5 Juta Wisman ke Bali, Paling Banyak dari China

KUTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi  Bali Anak Agung Yuniartha Putra mengatakan total wisatawan yang berkunjung ke Bali sepanjang tahun 2017 sebanyak 5,8 juta. Menurutnya, angka ini naik antara 15 – 16 persen dibandingkan tahun 2016 dan didominasi oleh  wisatawan mancanegara (wisman) asal China.

“Peningkatan dari tahun ke tahun cukup luar biasa, banyak yang datang ke Bali terutama China,” kata Yuniartha saat ditemui di Kuta, Rabu (3/1/2018).

Berdasarkan data resmi  Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, lima negara dengan tingkat kunjungan wisman paling tinggi adalah Cina sebanyak 23 persen, Australia 20 persen, India 5,58 persen. Kemudian, disusul Ingris dan Jepang masing-masing 4,11 dan 3, 82 persen.

Yuniartha mengatakan terjadi perlambatan pertumbuhan kunjungan di akhir tahun 2017 akibat erupsi  Gunung Agung. Apalagi sejumlah negara menerbitkan travel warning.

Ia menyebut pengaruh paling siginifikan terjadi pada wisatawan asal China. Menurutnya, wisman asal asal China memiliki karakter tersendiri saat berwisata. “Kalau wisatawan China itu mereka patuh benar pada pemerintahnya, kalau dilarang mereka taat, beda dengan wisatawan Austalia,” katanya.

Untuk awal tahun 2018, pihak Yuniartha mencatat kunjungan wisman asal China baru mencapai 60 persen dari biasanya. Oleh karena itu pihaknya akan terus melakukan promosi, terutama ke negara-negara dengan pangsa pasar wisatawan yang cukup besar.  “Saya juga minta pada stakeholder pariwisata agar memperhatikan destinasi di kabupaten kota masing-masing,” kata Yuniartha.

Ke Karawang, Mentan Beberkan Cara Hindari Paceklik

Karawang – Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyatakan paceklik selama 2017 bisa dihindari. Hal itu karena pola pertanian modern mulai diterapkan, mengganti pola tradisional. “Paceklik dihilangkan dengan cara menanam 3 bulan sebelumnya,” ujar Amran saat panen raya di Desa Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat Rabu (3/1/2018). Sejak 2015 pemerintah berupaya mengubah pola tanam petani. Jika biasanya petani menanam padi dua kali dalam setahun, kini ditambah menjadi tiga kali dalam setahun, atau setiap 3 bulan. “Ini (pola pertanian modern) adalah paradigma baru. Pertanian tradisional sekarang sudah ditinggalkan,” kata Amran.

Amran menjelaskan, pola pertanian modern adalah sistem pertanian efektif dan efisien. Selain menghasilkan padi lebih banyak, pola tanam moderen bisa mencukupi kebutuhan beras dalam negeri. Baca juga: Benih ‘Amfibi’ Ini Bisa Dongkrak Produksi Padi”Perubahan paradigma pertanian itu fundamental. Hasilnya, sekarang panen terjadi di mana-mana. Kita siap hadapi surplus,” tutur Amran. Amran menambahkan, untuk mendongkrak produksi padi, pemerintah berupaya menggunakan serangkaian teknologi. Selain pupuk yang modern, ada pula alat dan mesin pertanian. “Dulu pakai kerbau, sekarang pakai traktor.

Dulu panen bisa  2 hari, sekarang menggunakan mesin combine harvester bisa selesai 1 hektare hanya 3 jam,” kata Amran.Baca juga: Gelar Rapat Pangan, Mentan: RI Swasembada Beras Hingga BawangSerangkaian pola modern itu menurut Amran berdampak positif, termasuk meningkatkan kesejahteraan petani. “Mengakibatkan kesejahteraan petani meningkat. Silakan cek di BPS, sekarang ada penurunan kemiskinan di pedesaan hingga 2 persen,” terang Amran.

Tingkat Kesenjangan Ekonomi di DIY Lebih Tinggi dari Nasional

Yogyakarta -Tingkat kesenjangan pendapatan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin tinggi. Bahkan kesenjangan di DIY ini berada di atas angka nasional.Berdasar data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) angka gini ratio DIY mencapai 0,440, sedangkan nasional 0,391. Tingkat gini ratio di DIY meningkat dari 0,432 periode Maret 2017 naik menjadi 0,440 pada September 2017.Pemda DIY mengakui tingginya angka kesenjangan tersebut. Angka kesenjangan yang dikeluarkan BPS akan dijadikan dasar menciptakan langkah-langkah penyelesaian kesenjangan. Pemda akan berupaya untuk mengurangi angka kesenjangan tetapi tidak mematok angka pasti penurunan kesenjangan.“Kita targetkan minimal bisa di bawah nasional.

Artinya kita ada upaya,” kata Sekda DIY, Gatot Saptadi, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (3/12/2017).Gatot mengatakan, Langkah yang dilakukan diantaranya dengan membuat program yang berpihak pada pengurangan kesenjangan dan kemiskinan. Seperti pembangunan infrasfruktur air minum, pendidikan, kesehatan dan peningkatan akses. “Saya menengarai (kesenjangan) ini ada di perkotaan dan pedesaan. Fokusnya kita sektor terkait, sarana prasarana seperti rumah sakit, akses air minum, tingkat kesehatan, ekoonomi,” kata Gatot.Ketua Komisi A DPRD DIY,  Eko Suwanto, mengatakan besaran angka gini ratio 0.44, yang naik dari 0.43 pada triwulan pertama tahun 2017 di DIY mengejutkan semua pihak.

Apalagi DIY sudah mendapatkan tambahan alokasi anggaran lewat dana keistimewaan (Danais) yang dalam lima tahun terakhir sudah sebesar Rp 2.6 triliun.“Tentu fakta ini mengejutkan mengingat selain APBD, juga ada tambahan Danais 2.6 T dalam 5 tahun terakhir. Harus ada perencanaan yang lebih baik agar program kebijakan pemda lebih baik,” kata Eko Suwanto.Pemda DIY diharapkan bisa mendorong dan menjalankan program kegiatan yang fokus untuk kesejahteraan rakyat. Pembangunan harus diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Dipublikasi di Uncategorized

Pro Kontra Sendal Jepit dan Kaos Oblong Jokowi 2018


Penampilan Jokowi di awal tahun 2018 ini  banyak mendapat perhatian publik tak terkecuali warga internet (internet citizen). Ada yang pro dan ada yang kontra. Soal busana ini pula, saat Pemilu Presiden 2014 lalu, salah satu bahan materi kampanye Jokowi yang disebar ke publik juga soal penampilan yang sederhana dari Jokowi ini. Kala itu, setiap atribut yang dikenakan Jokowi disebutkan besaran harganya. Rerata pakaian dan atribut yang dikenakan Jokowi bernilai harga rakyat kebanyakan.

Citra sederhana yang ditampilkan Jokowi ini, meski menjadi Presiden seolah ingin terus dikelola hingga menghadapi Pemilu 2019 mendatang. Sederhana itu Jokowi, Jokowi itu sederhana. Demikian kesan yang ditangkap publik.

Selain sisi sederhana yang ingin ditampilkan Jokowi, busana kaos yang dikenakan Jokowi juga tampak ingin mendekati generasi millenial. Generasi ini berjumlah hampir 50 persen dalam Pemilu 2019 mendatang. Ceruk suara yang besar untuk memenangi kontestasi politik dalam Pemilu 2019 mendatang.

Sikap sederhana sebenarnya tidak sekadar tampilan di luar melalui atribut yang dikenakan. Dalam konteks pejabat publik sederhana mestinya diwujudkan pada keberpihakan kebijakan kepada khalayak kebanyakan.

Ekspolitasi kesederhanaan bisa saja efektif untuk waktu tertentu. Namun, menjadikan kesederhanaan dalam ruang publik dengan kesan yang tak wajar, menjadi kontraproduktif. Pengajar filsafat UI Rocky Gerung dalam kicauan di Twitter menuliskan, “kesederhanaan yang dipamerkan itu menipu. Kesederhanaan politis,” kicau Rocky dalam akun Twitternya @rockygerung.

Ternyata benar tahun 2018 ini sudah mulai menunjukkan geliat tahun politik, tentunya kita harus benar benar jeli agar tidak tertipu dengan segala propaganda, pencitraan maupun janji janji manis yang kerap diobral murah pada setiap pelaksanaan Pemilihan baik Pemilihan Legislatif maupun excekutif dari pemilihan Kepala Desa, bupati/Walikota, Gubernur sampai dengan pemilihan Presiden/ kepala negara.

 

Dipublikasi di Uncategorized