“BPS” Pelopor Data terpercaya untuk semua


Visi BPS Pelopor Data terpercaya untuk Semua tampaknya makin jelaa dan makin terlihat progresnya.

Badan Pusat Statistik sebagai instansi yg bertugas dalam bidang perstatistikan nampaknya akan semakin bersinar auranya.

Setelah Presiden Jokowi yg sempat mengungkapkan beraneka ragamnya sumber data dan mengharapkan agar ada kesatuan data serta mengisyaratkan agar tdk ada lagi instansi lain yg melakukan proyek pengumpulan data, maka isyarat ini langsung  ditindaklanjuti oleh BAPENAS .

Makin dipercaya makin bermakin….http://m.antaranews.com/berita/557509/bappenas-hanya-akan-biayai-program-survei-bps

 

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized

Aneka Berita Online Terbaru


Aneka Berita Online Terbaru 4 Jan 2018

Bappenas Optimis Angka Kemiskinan Pada 2018 Berada di Bawah 10 PersenJan 2017

Laporan wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro optimis angka kemiskinan tahun 2018 berada di bawah 10 persen.

“10,2 persen itu kemiskinan terendah sepanjang sejarah. Tahun ini (2018) kami harap di bawah 10,” ujar Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/1/2018).ADVERTISINGinRead invented by Teads

Jika mengacu pada data Badan Pusat Statistik (PBS), angka kemiskinan pada tahun 2017 mengalami penurunan.

Meski angka kemiskinan dapat diturunkan pada tahun sebelumnya, Bambang mengatakan proverty rate atau tingkat kedalaman dan keparahannya masih terlihat.

Untuk memperbaiki tingkat kedalaman dan keparahan tersebut, Bambang mengatakan perlunya program-program pemerintah yang dapat menyentuh langsung atau tepat sasaran ke masyarakat.

Baca: SBY: Demokrat Takut Enggak Nih ?

“Caranya subsidi harus tepat sasaran. Kemarin rastra dan subsidi itu banyak yang tidak tepat sasaran dan tepat jumlah,” ucap Bambang.

Program Prorakyat Kemensos Memang Ampuh, Ini Buktinya

Menteri Sosial Khofifah Inda Parawansa. Foto: dok jawapos.com  jpnn.com, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) makin optimistis terhadap keberlangsungan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Beras untuk Masyarakat Sejahtera (Rastra). Sebab, program prorakyat itu terbukti mampu menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran antar penduduk (rasio gini). Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PKH dan Rastra berdampak signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan dan rasio gini. Merujuk data BPS pada September 2017, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 26,58 juta orang atau 10,12 persen dari total populasi.

Khofifah menyebut angka itu berkurang sebesar 1,19 juta orang dibanding Maret 2017 yang sebesar 27,77 juta orang (10,64 persen). Berdasar data BPS pula persentase penduduk miskin di perkotaan turun dari 7,72 persen pada Maret 2017 menjadi 7,26 persen pada September 2017. Persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pun mengalami penurunan. Dari 13,93 persen pada Maret 2017 menjadi 13,47 persen pada September 2017. Penurunan angka kemiskinan juga berimbas ke rasio gini. Dari 0,393 pada Maret 2017 menjadi 0,391 pada September 2017. “Jika hitungannya year to year (dibanding September 2016, red) sebesar 0,394, maka terjadi penurunan sebesar 0,003 poin,” ujar Khofifah sebagaimana siaran pers Kemensos, Rabu (3/12). Tokoh Muslimat Nahdatul Ulama (NU) itu menyebut data BPS menjadi bukti efektivitas PKH dan Rastra penanggulangan kemiskinan di Indonesia.

Dengan capaian tersebut, lanjut Khofifah, Kemensos makin optimistis dengan target penurunan angka kemiskinan menjadi single digit. Berdasar patokan di APBN 2018, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan tahun ini turun 9,5-10 persen. Karena itu, Kemensos pun menggenjot kinerja agar penyaluran bantuan sosial (bansos) benar-benar tepat sasaran dan tidak diselewengkan. Khofifah menjelaskan, Kemensos pada 2017 melakukan revolusi bantuan sosial dengan merubah sistem tunai menjadi non-tunai(BPBT) melalui kerja sama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara). “Pada 2018 ini, kami yakin perluasan penerima bansos nontunai dari enam juta menjadi sepuluh juta keluarga penerima manfaat dapat semakin menekan angka kemiskinan dan gini ratio,” tuturnya.

Tahun 2017 Ada Lebih 5 Juta Wisman ke Bali, Paling Banyak dari China

KUTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi  Bali Anak Agung Yuniartha Putra mengatakan total wisatawan yang berkunjung ke Bali sepanjang tahun 2017 sebanyak 5,8 juta. Menurutnya, angka ini naik antara 15 – 16 persen dibandingkan tahun 2016 dan didominasi oleh  wisatawan mancanegara (wisman) asal China.

“Peningkatan dari tahun ke tahun cukup luar biasa, banyak yang datang ke Bali terutama China,” kata Yuniartha saat ditemui di Kuta, Rabu (3/1/2018).

Berdasarkan data resmi  Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, lima negara dengan tingkat kunjungan wisman paling tinggi adalah Cina sebanyak 23 persen, Australia 20 persen, India 5,58 persen. Kemudian, disusul Ingris dan Jepang masing-masing 4,11 dan 3, 82 persen.

Yuniartha mengatakan terjadi perlambatan pertumbuhan kunjungan di akhir tahun 2017 akibat erupsi  Gunung Agung. Apalagi sejumlah negara menerbitkan travel warning.

Ia menyebut pengaruh paling siginifikan terjadi pada wisatawan asal China. Menurutnya, wisman asal asal China memiliki karakter tersendiri saat berwisata. “Kalau wisatawan China itu mereka patuh benar pada pemerintahnya, kalau dilarang mereka taat, beda dengan wisatawan Austalia,” katanya.

Untuk awal tahun 2018, pihak Yuniartha mencatat kunjungan wisman asal China baru mencapai 60 persen dari biasanya. Oleh karena itu pihaknya akan terus melakukan promosi, terutama ke negara-negara dengan pangsa pasar wisatawan yang cukup besar.  “Saya juga minta pada stakeholder pariwisata agar memperhatikan destinasi di kabupaten kota masing-masing,” kata Yuniartha.

Ke Karawang, Mentan Beberkan Cara Hindari Paceklik

Karawang – Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyatakan paceklik selama 2017 bisa dihindari. Hal itu karena pola pertanian modern mulai diterapkan, mengganti pola tradisional. “Paceklik dihilangkan dengan cara menanam 3 bulan sebelumnya,” ujar Amran saat panen raya di Desa Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat Rabu (3/1/2018). Sejak 2015 pemerintah berupaya mengubah pola tanam petani. Jika biasanya petani menanam padi dua kali dalam setahun, kini ditambah menjadi tiga kali dalam setahun, atau setiap 3 bulan. “Ini (pola pertanian modern) adalah paradigma baru. Pertanian tradisional sekarang sudah ditinggalkan,” kata Amran.

Amran menjelaskan, pola pertanian modern adalah sistem pertanian efektif dan efisien. Selain menghasilkan padi lebih banyak, pola tanam moderen bisa mencukupi kebutuhan beras dalam negeri. Baca juga: Benih ‘Amfibi’ Ini Bisa Dongkrak Produksi Padi”Perubahan paradigma pertanian itu fundamental. Hasilnya, sekarang panen terjadi di mana-mana. Kita siap hadapi surplus,” tutur Amran. Amran menambahkan, untuk mendongkrak produksi padi, pemerintah berupaya menggunakan serangkaian teknologi. Selain pupuk yang modern, ada pula alat dan mesin pertanian. “Dulu pakai kerbau, sekarang pakai traktor.

Dulu panen bisa  2 hari, sekarang menggunakan mesin combine harvester bisa selesai 1 hektare hanya 3 jam,” kata Amran.Baca juga: Gelar Rapat Pangan, Mentan: RI Swasembada Beras Hingga BawangSerangkaian pola modern itu menurut Amran berdampak positif, termasuk meningkatkan kesejahteraan petani. “Mengakibatkan kesejahteraan petani meningkat. Silakan cek di BPS, sekarang ada penurunan kemiskinan di pedesaan hingga 2 persen,” terang Amran.

Tingkat Kesenjangan Ekonomi di DIY Lebih Tinggi dari Nasional

Yogyakarta -Tingkat kesenjangan pendapatan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin tinggi. Bahkan kesenjangan di DIY ini berada di atas angka nasional.Berdasar data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) angka gini ratio DIY mencapai 0,440, sedangkan nasional 0,391. Tingkat gini ratio di DIY meningkat dari 0,432 periode Maret 2017 naik menjadi 0,440 pada September 2017.Pemda DIY mengakui tingginya angka kesenjangan tersebut. Angka kesenjangan yang dikeluarkan BPS akan dijadikan dasar menciptakan langkah-langkah penyelesaian kesenjangan. Pemda akan berupaya untuk mengurangi angka kesenjangan tetapi tidak mematok angka pasti penurunan kesenjangan.“Kita targetkan minimal bisa di bawah nasional.

Artinya kita ada upaya,” kata Sekda DIY, Gatot Saptadi, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (3/12/2017).Gatot mengatakan, Langkah yang dilakukan diantaranya dengan membuat program yang berpihak pada pengurangan kesenjangan dan kemiskinan. Seperti pembangunan infrasfruktur air minum, pendidikan, kesehatan dan peningkatan akses. “Saya menengarai (kesenjangan) ini ada di perkotaan dan pedesaan. Fokusnya kita sektor terkait, sarana prasarana seperti rumah sakit, akses air minum, tingkat kesehatan, ekoonomi,” kata Gatot.Ketua Komisi A DPRD DIY,  Eko Suwanto, mengatakan besaran angka gini ratio 0.44, yang naik dari 0.43 pada triwulan pertama tahun 2017 di DIY mengejutkan semua pihak.

Apalagi DIY sudah mendapatkan tambahan alokasi anggaran lewat dana keistimewaan (Danais) yang dalam lima tahun terakhir sudah sebesar Rp 2.6 triliun.“Tentu fakta ini mengejutkan mengingat selain APBD, juga ada tambahan Danais 2.6 T dalam 5 tahun terakhir. Harus ada perencanaan yang lebih baik agar program kebijakan pemda lebih baik,” kata Eko Suwanto.Pemda DIY diharapkan bisa mendorong dan menjalankan program kegiatan yang fokus untuk kesejahteraan rakyat. Pembangunan harus diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Pro Kontra Sendal Jepit dan Kaos Oblong Jokowi 2018


Penampilan Jokowi di awal tahun 2018 ini  banyak mendapat perhatian publik tak terkecuali warga internet (internet citizen). Ada yang pro dan ada yang kontra. Soal busana ini pula, saat Pemilu Presiden 2014 lalu, salah satu bahan materi kampanye Jokowi yang disebar ke publik juga soal penampilan yang sederhana dari Jokowi ini. Kala itu, setiap atribut yang dikenakan Jokowi disebutkan besaran harganya. Rerata pakaian dan atribut yang dikenakan Jokowi bernilai harga rakyat kebanyakan.

Citra sederhana yang ditampilkan Jokowi ini, meski menjadi Presiden seolah ingin terus dikelola hingga menghadapi Pemilu 2019 mendatang. Sederhana itu Jokowi, Jokowi itu sederhana. Demikian kesan yang ditangkap publik.

Selain sisi sederhana yang ingin ditampilkan Jokowi, busana kaos yang dikenakan Jokowi juga tampak ingin mendekati generasi millenial. Generasi ini berjumlah hampir 50 persen dalam Pemilu 2019 mendatang. Ceruk suara yang besar untuk memenangi kontestasi politik dalam Pemilu 2019 mendatang.

Sikap sederhana sebenarnya tidak sekadar tampilan di luar melalui atribut yang dikenakan. Dalam konteks pejabat publik sederhana mestinya diwujudkan pada keberpihakan kebijakan kepada khalayak kebanyakan.

Ekspolitasi kesederhanaan bisa saja efektif untuk waktu tertentu. Namun, menjadikan kesederhanaan dalam ruang publik dengan kesan yang tak wajar, menjadi kontraproduktif. Pengajar filsafat UI Rocky Gerung dalam kicauan di Twitter menuliskan, “kesederhanaan yang dipamerkan itu menipu. Kesederhanaan politis,” kicau Rocky dalam akun Twitternya @rockygerung.

Ternyata benar tahun 2018 ini sudah mulai menunjukkan geliat tahun politik, tentunya kita harus benar benar jeli agar tidak tertipu dengan segala propaganda, pencitraan maupun janji janji manis yang kerap diobral murah pada setiap pelaksanaan Pemilihan baik Pemilihan Legislatif maupun excekutif dari pemilihan Kepala Desa, bupati/Walikota, Gubernur sampai dengan pemilihan Presiden/ kepala negara.

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

RAYUAN PULAU PALSU


Video | Posted on by | Meninggalkan komentar

Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017


Aneka Berita Info Peringatan Sambutan Pidato Susunan Acara Peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017 berita terkini situasi Demo aneka aksi menjelang sumpah Pemuda ke 89 liputan gambar video.

selengkapnya

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=20&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwj4_YGn5YrXAhULuI8KHe9CDlIQiBUIsQEwEw&url=https%3A%2F%2Fplus.google.com%2F108167644546787913503%2Fposts%2Ffm4JUFs4azz&usg=AOvVaw09xH1WVwAZNeFQcCqO52Xr

 

https://plus.google.com/108167644546787913503/posts/fm4JUFs4azz

https://sekelumitinfo.wordpress.com/2016/10/26/sumpah-pemuda-dan-ahok/

https://sekelumitinfo.wordpress.com/2015/10/28/pidato-puisi-sumpah-pemuda-dahulu-dan-sekarang/

https://sekelumitinfo.wordpress.com/2012/10/28/sumpah-pemuda-dahulu-dan-kini-versi-lucu/

http://kemenpora.go.id/img_upload/files/UPDATE%20SURAT%20EDARAN%20MENPORA%20TENTANG%20PERINGATAN%20HARI%20HSP%20KE%2089%20TAHUN%202017.pdf

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

AKSI DOA BERSAMA 171717 TNI BRAVO


AKSI DOA BERSAMA 171717 TNI BRAVO

SATU TUJU SATU TUJU SATU TUJU
SE…TUJU……SE….TUJU…….SE……..7
SATU NUSA,SATU BANGSA, SATU
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meyakini bahwa Aksi 171717 yang akan dilakukan serentak pada 17 Agustus 2017 pukul 17.00 WIB yang digagas TNI akan berjalan aman.

Dia pun merasa tersinggung ketika ada yang menyebut bahwa Aksi 171717 adalah Aksi Intoleran.

“Aksi 171717 adalah aksi doa bersama. Ini jelas bukan aksi intoleran,” kata Gatot kepada awak media di Komplek Senayan, Jakarta, Kamis (13/7).

Gatot mengaku heran dengan adanya isu yang menyebut bahwa Aksi Doa dan Ibadah sebagai aksi intoleran.

“Masa aksi doa bersama untuk kebaikan bangsa disebut aksi intoleran. Logikanya di mana?,” katanya.

Lebih jauh, Gatot menegaskan kembali bahwa Aksi 171717 yang serentak dilakukan di semua markas TNI di Indonesia itu akan diadakan acara berdoa dan mengaji bersama untuk keutuhan bangsa Indonesia.

“Ada acara khataman Alquran dilakukan pada pukul 17.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB dilanjut dengan salat Maghrib berjamaah. Setelah itu berdoa bersama, dilakukan semua umat beragama juga ada Kristen, Hindu, Budha, Konghucu sama-sama mendoakan agar tidak terjadi perselisihan dan timbul rasa kasih sayang,” kata Gatot.

Gatot melanjutkan, bila masyarakat saling sayang menyayangi, hormat menghormati maka keutuhan bangsa bisa terjaga. Dan Indonesia akan menjadi negara yang disegani oleh negara lain karena posisinya yang memang diperhitungkan.

“Jangan sampai negara kita terpecah, karena rakyatnya tidak bisa menjaga persatuan. Sekali lagi harus diingat, bangsa kita besar karena keberagaman yang semuanya dituang dalam Pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Dipublikasi di aneka, berita, DUNIATERBALIK, info, kiamat, News, Phenomenal, pilkada, pilkada aceh, pilkada banten, pilkada bengkulu, Putri Keraton, religius, video dan music | Meninggalkan komentar

Aneka Tempat Tujuan Wisata Baru di Lampung Yang Keuuureeen Banget


Aneka Tempat Tujuan Wisata Baru di Lampung Yang Keureeen Banget

 

Sebagai provinsi yang letaknya di paling ujung selatan Pulau Sumatera, Lampung tak bisa dipandang sebelah mata kalau urusan tempat wisata. Selain tekenal dengan gunung Krakatau, provinsi ini juga memiliki banyak tempat wisata yang harus banget kamu sambangi.

Jadi, buat kamu yang ingin jalan-jalan ke Lampung atau lagi ada di Lampung monggo di pilih Aneka Destinasi Tujuan Wisata Baru yang ada di Lampung; ini tentunya yang baru bro and Sist artinya selain yang sudah dikenal seperti Teluk Kiluan, Batu Layar, Batu Hiu, Lumba lumba Kiluan, Tanjung Setia Krui, Lumbok, Danau Ranau, way Kambas dan lainnya yang sudah terlebih dahulu dikenal.

Berikut Aneka Destinasi Wisata Baru di Lampung yang dapat diperoleh sekelumitinfo dari NGADEM.COM

Selengkapnya inilah Aneka Tempat Wisata baru di Lampung

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Inflasi, Indeks Harga Perdagangan Besar, Nilai Tukar Petani, Pariwisata dan Aneka Data Indeks Stategis Bulan Maret 2017


Hari ini, Senin 3 April 2017, *Badan Pusat Statistik (BPS)* merilis beberapa data strategis tentang perkembangan inflasi dan data strategis lainnya. Berikut ini disampaikan ringkasan data-data tersebut:

*A. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI*

1. Pada Maret 2017 terjadi deflasi sebesar 0,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 128,22. Dari 82 kota IHK, 49 kota mengalami deflasi dan 33 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,49 persen dengan IHK sebesar 134,11 dan terendah terjadi di Padang dan Purwokerto masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 134,04 dan 125,22. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 1,24 persen dengan IHK sebesar 135,67 dan terendah terjadi di Tembilahan dan Banjarmasin masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 131,26 dan 127,74.

2. Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,66 persen dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi, yaitu: kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,31 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,30 persen; kelompok sandang sebesar 0,18 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,21 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,08 persen.

3. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Maret) 2017 sebesar 1,19 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2017 terhadap Maret 2016) sebesar 3,61 persen.

4. Komponen inti pada Maret 2017 mengalami inflasi sebesar 0,10 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Maret) 2017 mengalami inflasi sebesar 1,03 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Maret 2017 terhadap Maret 2016) sebesar 3,30 persen.
*B. PERKEMBANGAN INDEKS HARGAPERDAGANGAN BESAR*

1. Pada Maret 2017 Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nonmigas atau indeks harga grosir/agen naik sebesar 0,23 persen terhadap bulan sebelumnya. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Kelompok Barang Ekspor Nonmigas sebesar 2,64 persen.

2. IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada Maret 2017 naik sebesar 0,18 persen terhadap bulan sebelumnya, antara lain disebabkan kenaikan harga komoditas aspal sebesar 1,46 persen, besi beton1,01 persen, besi lainnya 0,70 persen, pasir 0,59 persen, dan batu bata 0,51 persen.

3. IHPB Bahan Baku, Barang Konsumsi, dan Barang Modal pada Februari 2017 masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0,20 persen, 0,17 persen, dan 0,37 persen terhadap bulan sebelumnya.

*C. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH DAN BERAS*

1. NTP nasional Maret 2017 sebesar 99,95 atau turun 0,38 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) turun sebesar 0,39 persen lebih besar dari penurunan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,01 persen.

2. Pada Maret 2017, NTP Provinsi DKI Jakarta mengalami penurunan terbesar (1,37 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Papua Barat mengalami kenaikan tertinggi (0,58 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya.

3. Pada Maret 2017 terjadi deflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,10 persen disebabkan oleh turunnya dua dari tujuh kelompok penyusun indeks konsumsi rumah tangga.

4. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Maret 2017 sebesar 108,93 atau turun 0,63 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.
*D. PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI NASIONAL FEBRUARI 2017*

1. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Februari 2017 naik 7,80 persen dibanding jumlah kunjungan wisman Februari 2016, yaitu dari 888,31 ribu kunjungan menjadi 957,58 ribu kunjungan. Sementara itu, jika dibandingkan dengan Januari 2017, mengalami penurunan sebesar 7,29 persen.

2. Secara kumulatif (Januari–Februari) 2017, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,99 juta kunjungan atau naik 16,91 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1,70 juta kunjungan.

3. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Indonesia pada Februari 2017 mencapai rata-rata 52,57 persen atau naik 0,42 poin dibandingkan dengan TPK Februari 2016 yang tercatat sebesar 50,66 persen. Sementara itu, jika dibanding TPK Januari 2017, TPK hotel berbintang pada Februari 2017naik 1,91 poin.

4. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Indonesia selama Februari 2017 tercatat sebesar 1,91 hari, terjadi kenaikan 0,08 poin jika dibandingkan keadaan Februari 2016.

Untuk info detil dan unduh data silakan akses website BPS http://www.bps.go.id

Salam,
*Humas Badan Pusat Statistik (BPS)*
*Website : http://www.bps.go.id*
*Twitter : bps_statistics*
*Facebook : badan pusat statistik*
*Youtube : BPS Statistics*

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar